banner 468x60

Lalai, Pengawas UN Bisa Dibebastugaskan!

369 views
iklan
Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Ikhsan

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Ikhsan

Penakita | SURABAYA – Tidak hanya siswa yang mendapatkan sanksi ketika melakukan pelanggaran pada saat ujian nasional (UN). Pengawas ruang pun perlu mawas diri agar tidak melakukan pelanggaran. Sebab, jika tidak mereka bisa dibebastugaskan secara tidak terhormat.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya, Ikhsan berpesan kepada seluruh pengawas ruang UN 2013 agar bekerja secara profesional. Jangan sampai, kata Ikhsan, saat menjaga ujian, mereka lalai, tertidur, merokok, berbicara hingga mengganggu konsentrasi peserta ujian, dan lalai membantu peserta ujian mengisi identitas diri.

“Semua itu termasuk pelanggaran ringan lho, tapi sanksinya sudah cukup berat. Mereka bisa dibebastugaskan sebagai pengawas ruang ujian,” tutur Ikhsan kepada PENAKITA.com, Rabu (10/4/2013).

Lebih jauh Ikhsan memaparkan, jika pengawas ruang ujian melakukan jenis pelanggaran sedang, seperti tidak mengelem amplop lembar jawaban ujian nasional (LJUN), dan memeriksa atau menyusun LJUN tidak di ruang ujian, mereka bisa diberi sanksi sesuai ketentuan dan perundangan.

“Pengawas ujian juga harus berhati-hati, dan jangan sampai juga mereka melakukan pelanggaran yang berat, sanksinya juga pasti lebih berat. Pokoknya pengawas UN tidak boleh memberi contekan kepada peserta ujian, atau menyebarkan kunci jawaban. Dan mengisi LJUN peserta,” tandas Ikhsan. ika

author