banner 468x60

Mahasiswa Baru Universitas Indonesia Hanya Dikenai Beaya Rp 100.000

69 views
iklan

universitas indonesiaPenakita | JAKARTA – Menempuh pendidikan di Universitas Indonesia kini tak lagi mahal. Bahkan perguruan tinggi favorit itu memastikan para mahasiswa baru (maba) reguler 2013/2014 yang diterima melalui SNMPTN, SBMPTN, dan SIMAK dibebaskan uang pangkal.

Fasilitas tersebut bisa diperoleh, karena alokasi beban beaya uang pangkal kuliah mulai tahun ini diambil alih dana Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) yang diperoleh dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Dengan demikian, maba hanya dikenakan beaya kuliah atau Beaya Operasional Pendidikan Berkeadilan (BOP-B) sebesar Rp 100.000 sampai Rp 5 juta per-semester untuk jurusan IPS, dan Rp 100.000 sampai Rp 7,5 juta per-semester untuk jurusan IPA.

“Rentang beaya BOP-B itu disesuaikan kemampuan dan tabungan finansial orangtua,” kata Pejabat Rektor UI, Muhammad Anis.

Ditambahkan, bagi mahasiswa program bidik misi, sedikitnya terdapat 600 mahasiswa setiap angkatan. “BOPTN bisa menutupi uang pangkal yang dulu kami bebankan. Sekarang dari pemerintah. Tapi nanti dibebankan ke masyarakat lagi kalau program itu selesai. Dari dulu UI sudah UKT, SKS nya mau berapa ya uang kuliahnya tetap segitu, tak ada biaya lain,” bebernya.

Disinggung soal ‘fasilitas’ bagi anak dosen, Anis menegaskan tidak akan ada ‘jatah khusus’ bagi anak dosen atau kerabat agar bisa lolos tes masuk UI. Namun ia mengakui memang sesuai undang-undang, mereka berhak diperhatikan.

“Semua menggunakan prinsip berkeadilan kemampuan. Tidak menggunakan teknologi jatah, anak dosen hanya diperhatikan, bukan prioritas. Misalnya dalam ujian ada anak dosen, ya sebatas diperhatikan saja, kalau nilainya enggak lolos, tetap tidak bisa diterima di UI,” pungkasnya.

author