Mahasiswa Bidik Misi di UB Terima Tunjangan Hidup Rp 800.000

yogi_sugitoPenakita | MALANG - Pemberian tunjangan sebesar Rp 600.000 perbulan bagi penerima bidik misi ternyata tak hanya berlaku bagi calon mahasiswa baru (camaba) Universitas Airlangga (Unair). Ketentuan yang sama juga berlaku bagi camaba bidik misi Universitas Brawijaya (UB), Malang, yang jumlahnya 404 siswa.

Menurut Prof Dr Ir Yogi Sugito, Rektor UB, selain bebas beaya pendidikan total, penerima beasiswa bidik misi UB juga mendapat tunjangan hidup Rp 600.000 per-bulan. “Kami sendiri menambahkan Rp 200.000. Jadi nanti mereka bakal menerima sebesar Rp 800.000 per-bulan,” ungkapnya senang.

Namun, lanjut Yogi, untuk mendapatkan bantuan dana pendidikan dan tunjangan hidup tersebut tidak lah mudah. Para penerima bidik misi harus menjalani verifikasi untuk mengecek kebenaran atas data yang sudah mereka berikan sebelumnya, temasuk juga tahapan visitasi (kunjungan).

Ketentuan itu, diakui Yogi, merujuk kesepakatan Forum Paguyuban Rektor PTN se-JAtim yang menegaskan jika calon mahasiswa memalsukan data diri, terutama untuk bidik misi, akan langsung dicoret haknya meski lolos dan telah melakukan registrasi. “Para Rektor se-Jatim telah sepakat, kami akan langsung mencoret calon mahasiswa yang ketahuan berbohong saat mendaftar ulang,” ucapnya. sum