banner 468x60

Mahasiswa Diharap Bisa Jadi Penyuluh Pajak

383 views
iklan

Tax centre UMMPenakita | MALANG – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP Wilayah III Jatim menghadirkan Tax Centre di area lembaga pendidikan tersebut. Kehadiran Tax Centre ini diharapkan bisa bermanfaat demi kepentingan akademisi maupun pengabdian masyarakat.

“Dari sisi akademisi, bisa sebagai sumber penelitian. Sedang dari sisi pengabdian masyarakat, mahasiswa UMM yang agen tri dharma bisa menjadi penyuluh pajak agar masyarakat sadar pajak,” kata Ken Dwijugeastiadi, Kepala Kantor DJP Wilayah III Jatim saat meresmikan Tax Centre di Gedung Kuliah Bersama (GKB) III UMM, Selasa (11/6/2013).

Saat ini baru empat perguruan tinggi di Malang yang memiliki Tax Center, yaitu Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, UIN MAliki, dan UMM. “Kerjasama DJP Wilayah III dengan PT berupa pembangunan Tax Center akan terus ditingkatkan. Dan dalam waktu dekat akan kami buka lagi Tax Center di Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama),” bebernya.

Sementara Dekan Fakultas Ekonomi UMM, Dr Nazaruddin Malik, mengatakan Tax Center UMM ini bisa difungsikan sebagai laboratorium akademik bagi mahasiswa. “Mahasiswa UMM juga bisa memberikan pelayanan konsultasi pajak, bukan hanya masyarakat kampus tapi masyarakat luas. Misal tentang pembuatan NPWP atau lainnya,” ujarnya.

Menurut Malik, Tax Center ini melengkapi laboratorium akademik FE UMM lainnya, seperti Pojok Bursa Efek Indonesia (BEI). “Bahkan dalam waktu dekat akan ada lagi laboratorium Pojok Otoritas Jasa Keuangan,” paparnya.

Ditambahkan pula, adanya laboratorium-laboratorium ini penting artinya untuk mendukung perkembangan akademik mahasiswa. Mahasiswa mengetahui seluk-beluk dunia perpajakan atau bursa efek secara real time.

“Jadi tidak hanya belajar dari kelas, tapi permasalahan yang nyata dari adanya laboratorium ini,” ujar Malik. sum

author