banner 468x60

Mahasiswa Ini Membuat Sandal dari Pelepah Pisang

367 views
iklan
Meilyana Prasetyo

Meilyana Prasetyo

Penakita | SURABAYA – Sandal dan wegges dari pelepah pisang? Aneh dan unik, mungkin kedua hal itulah yang terbayang di benak Anda. Memang tak ada yang menyangka, sebongkah pelepah pisang susu dapat diubah menjadi sandal wanita (wegges) yang cantik oleh Meilyana Prasetyo.

Mahasiswa jurusan Desain Manajemen Produk Universitas Surabaya (Ubaya) ini bahkan tak secara khusus terinspirasi dari suatu hal. Ide untuk membuat alas kaki atau sandal dari pelepah pisang ini muncul begitu saja setelah ia memikirkan beberapa ide menarik lainnya, untuk memenuhi tugas akhirnya.

Menurut Meily, sapaan akrab remaja yang satu ini, belum banyak orang yang memanfaatkan pelepah pisang menjadi suatu karya unik. Kebanyakan, pelepah-pelepah pisang ini dibuang begitu saja setelah dipanen, atau dijadikan sebagai bahan sayuran di rumah oleh orang-orang desa.

“Paling-paling dibuat sebagai bahan makanan atau sayuran di rumah oleh orang desa, tapi sisanya ya dibuang. Ada juga yang menjadikan pelepah pisang ini sebagai bahan dasar pembuatan furniture, tapi ya hanya sebatas itu. Karena itulah, saya mencoba membuat sesuatu yang unik dan bernilai jual dari pelepah pisang ini. Pelepah pisang ini saya jadikan sebagai bahan dasar membuat sandal atau alas kaki,” papar Meily kepada PENAKITA.com, Rabu (3/4/2013).

Remaja berwajah blasteran ini menjelaskan, untuk membuat sepasang wegges atau sandal wanita, ia harus merogoh kocek hingga Rp 300.000. Pembuatan wegges ini, aku Meily, memakan waktu hingga dua minggu. Sedangkan untuk membuat sepasang sandal pria, hanya memakan waktu seminggu.

“Kalau seandainya diproduksi massal, mungkin harganya lebih murah, sekitar Rp 280.000an. Tapi kalau diproduksi sesuai pesanan individu mungkin sekitar Rp 450.000an,” tukas Meily.ika

author