banner 468x60

Mahasiswa UNY Ini Ciptakan Aplikasi Kamus Bahasa Jawa

469 views
iklan
Ilustrasi

Ilustrasi

Penakita | YOGYAKARTA – Bahasa Jawa belakangan kian ditinggalkan masyarakat. Khawatir bahasa daerah ini makin langka, maka Kartika Yudha Pratama, mahasiswa Pendidikan Teknik Informatika Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini mengembangkan aplikasi kamus bahasa Jawa-bahasa Indonesia untuk telepon seluler.

Kehadiran aplikasi tersebut diharapkan bisa jadi media untuk belajar bahasa Jawa dengan lebih mudah. “Karena aplikasi ini dapat digunakan kapan pun, dan di mana pun,” cetus Kartika Yudha.

Yang menarik, menurut Kartika Yudha, selain memberikan definisi atau arti dari bahasa Jawa ke bahasa Indonesia atau sebaliknya, aplikasi itu juga mampu memberikan contoh pengucapan. “Perangkat lunak yang digunakan untuk menjalankan aplikasi itu berbasis J2ME, sehingga telepon seluler (ponsel) yang digunakan adalah ponsel dengan sistem operasi yang mendukung teknologi Java (Java 2.0) di antaranya adalah Symbian, Java, dan Blackberry,” tuturnya.

Ditambahkan pula, aplikasi dapat dijalankan untuk yang pertama kali setelah proses instalasi akan memunculkan tampilan pemasangan “database” berupa Record Management Store (RMS) yang berisi kosakata, baik dalam bahasa Jawa maupun dalam bahasa Indonesia.

“Pengguna harus menunggu hingga proses itu selesai agar aplikasi dapat digunakan dengan lancar tanpa ada kesalahan,” papar Kartika Yudha.

Selanjutnya, menu utama akan muncul setelah “database” sudah terinstal berupa “list” dan untuk memilihnya pengguna hanya perlu menggerakkan kursor ke atas atau ke bawah sesuai menu yang dipilih. Setelah dipilih tekan tombol “fire key”.

Ada lima menu di antaranya menu bahasa Jawa-bahasa Indonesia, menu bahasa Indonesia-bahasa Jawa, menu petunjuk penggunaan, menu tentang aplikasi, dan menu keluar. Setelah diujicobakan, aplikasi itu mendapat respons baik dan beberapa saran dari ahli materi yakni dosen Pendidikan Bahasa Jawa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNY.

“Saran itu di antaranya penyusunan petunjuk agar lebih sistematis dan penambahan menu referensi untuk menjelaskan sumber pustaka kamus yang digunakan,” pungkasnya. dde/kps

author