banner 468x60

Mendikbud Geser Pejabat Eselon II dan III

398 views
iklan

muhammad-nuh2Penakita | JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhammad Nuh menegaskan pihaknya akan melakukan rotasi besar-besaran di lingkungan pejabat eselon II dan III. Namun, menurut M Nuh, pergeseran posisi itu sama sekali tak ada kaitannya dengan karut marut di jajar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), terutama temuan Inspektorat Jenderal (Itjen) Kemendikbud.

Mantan Rektor ITS ini lalu memapar, para pejabat di bagian pendidikan dan kebudayaan akan bertukar posisi. Langkah sebagai bagian reformasi birokasi ini, diakuinya sudah direncanakan sejak lama dan baru bisa dilaksanakan dalam waktu dekat.

“(Rotasi) Ini sudah rencana lama. Memang tidak bisa serta-merta karena sedang ada pekerjaan besar seperti UN dan kurikulum. Jangan sampai itu terganggu,” papar M Nuh.

”Kami ingin bidang kebudayaan dan pendidikan satu napas dan ada konvergensi. Kalau tidak, bisa jadi entitas eksklusif,” begitu ungkap Mendikbud.

Ditekankan M Nuh, penataan ulang manajemen itu mendesak sejak kebudayaan bergabung kembali ke Departemen Pendidikan Nasional (Diknas) tahun 2011. Sebab, kebudayaan seakan bedol desa pindah besar-besaran ke Kemendikbud.

Karena dinilai terlalu ‘gemuk’, Direktorat Jenderal Kebudayaan dipangkas dari dua direktorat jadi satu direktorat saja. ”Karena boyongan ke Diknas, maka tradisi, budaya, dan gaya di Depbudpar yang beda pun dibawa ke Diknas,” ucap Nuh.

Menurut Mendikbud, pemangkasan itu belum cukup karena ada masalah kultur kerja. Nuh mengakui tak mudah mengubah budaya kerja. dde

author