Mendikbud : Temukan Kecurangan Unas, Bisa Kirim SMS ke 1771

Mendikbud_anies baswedan1Penakita | JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan meminta masyarakat tidak ragu melaporkan kecurangan pada pelaksanaan Ujian Nasional (Unas). Menurut Anies, laporan bisa disampaikan ke posko-posko yang sudah disiapkan Kemendikbud.

“Jika menemukan kecurangan, segera laporkan. Bisa telepon ke layanan pengaduan UN yakni 177 atau mengirimkan pesan singkat (SMS) ke 1771,” tandas Anies Baswedan usai sidak pelaksanaan UN di Jakarta, Senin (13/4/2015)

Kemarin, Mendikbud melakukan sidak ke sejumlah sekolah seperti SMKN 20 Jakarta, SMKN 28 Jakarta, SMK Bhakti Idhata, dan SMALB 01 Jakarta. Di tengah kegiatan sidak, Anies meminta guru untuk menjaga integritas dan siswa jujur dalam pelaksanaan Unas.

“Soal UN merupakan dokumen negara yang rahasia. Siapa yang membocorkan soal Unas bisa kena sanksi pidana,” tegasnya.

Ditambahkan Anies, di beberapa daerah ada isu mengenai bocoran soal Unas. Namun, hal itu aneh karena bocoran itu sudah ada sejak sebulan yang lalu. “Sudah bukan zamannya lagi masyarakat takut melaporkan kecurangan yang terjadi pada Unas,” cetusnya.

Pelaksanaan Unas 2015 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kali ini hasil Unas tidak lagi menentukan kelulusan. Meski Kemdikbud menetapkan nilai standar 5,5, namun siswa tidak wajib mengulang.

Pada UN 2015, juga diselenggarakan Unas berbasis komputer di 585 SMA-SMK serta SMP di Tanah Air. Sekolah akan menerima dua laporan, yakni kinerja siswa dan integritas sekolah..

UN berbasis kertas tingkat SMA/SMK dilangsungkan pada 13 April hingga 15 April. Sementara untuk UN berbasis komputer tingkat SMA/SMK dilangsungkan pada 13 April – 16 April dan 20 April hingga 21 April. (dde/dbs)