banner 468x60

Moralitas di Indonesia Alami Degradasi, Radikalisme Pun Tumbuh Subur

416 views
iklan

IAIN Sunan Ampel-11Penakita | SURABAYA – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel Surabaya kini dilengkapi Pusat Studi Perdamaian yang diberi nama National Center of Civic Education (NCCE). NCCE ini adalah implementasi dari kerjasama antara Pemerintah Indonesia dan Kanada yang bernama Supporting Islamic Leadership in Indonesia (SILE).

“Ide pembuatan NCCE ini muncul karena ada kerisauan tentang degradasi moral di Indonesia,” ujar Prof Dr Abdul A’la, Rektor IAIN Sunan Ampel.

Menurut A’la, degradasi moral yang terjadi di Indonesia telah membuat masyarakat kurang taat pada hukum. Sebaliknya, radikalisme dan pragmatisme tumbuh subur.

“Nyawa di Indonesia ini seakan tidak begitu berharga. Radikalisme dan pragmatisme telah menumbuhkan degradasi moral,” begitu tandasnya.

Dalam kesempatann itu, Wakil Menteri Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia, Denny Indrayana yang turut hadir di acara tersebut berharap NCCE mampu menguatkan peran kampus dalam menggalang komunitasnya. Denny berharap pula, kampus bisa memberikan sumbangan yang berarti sebagai penjaga moral bangsa.

“Peran kampus sangat vital. degradasi moral harus menjadi perhatian bersama. Dengan adanya NCCE ini, Pancasila dan kewarganegaraan bisa diwujudkan sebagai kekuatan untuk menjaga keutuhan bangsa,” uknap Denny.

Sedang Team Leader SILE Ghislaine Larouche PhD, mengatakan, selain NCCE, kerjasama antara Indonesia dan Kanada ini juga telah menghasilkan sebuah buku berjudul Pancasila dan Kewarganegaraan. Buku ini diharapkan menjadi salah satu buku kajian yang akan diajarkan di IAIN Sunan Ampel.

“Ini bagian dari civic education, bentuk dari pengabdian praktis IAIN bagi masyarakat,” pungkasnya. ari

author