banner 468x60

Murid Kelas XI SMA Vita School Bikin Eksperimen, Hasilnya Dipaparkan di Hadapan Murid SD dan SMP, Ternyata Ini Tujuannya

iklan
Murid SMA Vita School sedang menjabarkan hasil eksperimen mereka kepada guru di Research Expo & Scientific Work Presentation.

Penakita.com | SURABAYA – Research Expo & Scientific Work Presentation yang memapar hasil penelitian murid-murid kelas XI SMA Vita School ini digelar selama dua hari, Senin-Selasa (15-16/4/2019).

Pada hari pertama dipaparkan hasil percobaan dari murid-murid IPA, sedang di hari kedua (Selasa, 16/4/2019) dipamerkan hasil percobaan dari murid-murid IPS. “Kegiatan ini merupakan kolaborasi dari beberpaa mata pelajaran,” ujar Fifi Trisnawati, Kepala SMA Vita School Surabaya.

Untuk murid-murid IPA, lanjut Fifi, kegiatan tersebut merupakan aplikasi dari mata pelajaran Fisika, Kimia, Biologi, dan bahasa Inggris. Sedang untuk murid IPS, merupakan kolaborasi mata pelajaran Sosio Geografi, Sejarah, dan bahasa Inggris.

“Selama ini anak-anak kan tahunya sebatas rumus. Melalui aktivitas ini mereka bisa langsung praktik, sehingga pembelajaran bisa lebih bermakna,” ungkapnya. 

Baca Juga : http://penakita.com/murid-vita-school-olah-kembali-bagian-makanan-yang-biasa-dibuang-seperti-ini-hasilnya/

Selain itu, Fifi menegaskan pula bahwa Research Expo & Scientific Work Presentation  bermanfaat untuk meningkatkan kepekaan murid terhadap kondisi sekitarnya. “Seperti bikin tepung dari batang buah naga yang selama ini dibiarkan terbuang tanpa nilai,” tandasnya.   

Menurut Fifi, begitu murid SMA Vita School ini melihat sebuah permasalahan, selanjutnya mereka sigap untuk membikin hipotesanya. Mereka kemudian membikin penelitian untuk menguji hipotesa yang mereka hadapi, untuk kemudian dianalisis.   

“Harapannya setelah lulus dimana pun berada, jiwa mereka (murid-murid SMA Vita School) tertanam kepekaan terhadap kebutuhan sekitarnya. Harapannya anak-anak itu jadi problem solver,” tegasnya.   

Uniknya, Research Expo & Scientific Work Presentation ini juga mengundang murid-murid di tingkat bawahnya, yaitu mereka yang masih sekolah dasar maupun SMP. Kehadiran murid-murid di tingkat SD dan SMP ini diharapkan bisa menularkan semangat untuk berpikir terstruktur dalam menghadapi setiap permasalahan.

“Selain itu, harapannya juga supaya jiwa berpikir terstruktur dan jiwa peka terhadap kebutuhan sekitar entrepreneurshipnya itu bisa menular. Kami tentu ingin hasil percobaan murid kelas XI IPA dan IPS ini bisa jadi inspirasi bagi yang lebih muda,” ujar Fifi.

Mengenai penggunaan bahasa Inggris saat murid-murid kelas XI SMA Vita School ini memaparkan hasil penelitian kepada mereka yang hadir, ditekankan Fifi, hal tersebut juga sebagai peluang untuk menggunakan bahasa Inggris benar-benar sebagai alat komunikasi. 

“Jadi mereka tak hanya memahami bahasa Inggris sebatas penggunaan grammer untuk kalimat tertentu. Pembelajaran bahasa Inggris tidak hanya teoritis dalam kelas tetapi berbasis project. Karena itu kegiatan ini kami sebut sebagai ‘Project Base Learning’,” imbuhnya. dit

author