banner 468x60

Naskah Soal di SMAN 1 Mojokerto Kurang

356 views
iklan

ujian-nasional1Penakita | GRESIK – Informasi lain yang diperoleh PENAKITA.com menyebutkan, kegiatan inspeksi ke sekolah penyelenggara ujian nasional (UN) juga dilakukan para pejabat di sejumlah daerah di Jawa Timur. Komisi D DPRD Kabupaten Gresik misalnya melakukan pengamatan di SMA Negeri 1 Manyar dan SMA Negeri 1 Kebomas.

Namun, anehnya, wartawan dilarang ikut masuk ke dalam sekolah lantaran dihadang satpam. “Sementara cukup disini saja, jangan ikut masuk,” tegas seorang Satpam SMAN 1 Manyar.

Sementara pelaksanaan UN di SMA/SMK/MA di Kota Mojokerto ditemukan kekurangan soal yang terjadi di SMA Negeri 1. Mata uji untuk pelajaran Bahasa Indonesia diketahui kurang saat hendak dibagikan di salah satu ruang kelas.

Beruntung ada soal cadangan sehingga kekurangan enam lembar soal itu bisa diatasi. “Memang ada kekurangan 6 lembar soal. Tapi bisa diatasi kok,” kata Agus Hariyanto, koordinator pengawas dari Unesa.

Ditambahkan pula, banyak sekolah atau panitia yang tak paham mengenai pelaksanaan UN. Saat penyerahan lembar jawaban UN ke Sekretariat Dinas Pendidikan misalnya, para kepala sekolah tak menyertakan syarat lengkap, termasuk daftar hadir siswa dan pakta intregritas.

“Daftar hadir ada tiga. Satu harus dimasukkan lembar jawab. Dua yang lain dibawa ke sekretariat dan satu ditinggal di sekolah. Tapi, ini malah dibawa ke sekretariat semua. Begitu juga pakta integritas,” cetus Agus.

Selain itu, pelaksanaan UN di Kota Mojokerto relatif lancar. Kegiatan UN di Kota Mojokerto diikuti 3.590 siswa yang terdiri dari 1.736 siswa SMA dan 1.854 siswa SMK.

“Hasil tinjauan di lapangan untuk saat ini belum ditemukan kendala signifikan,” tutur Kepala Bidang Pendidikan SMP dan SMA/SMK Dinas Pendidikan Kota Mojokerto, Tjatur Susanto. ari

author