banner 468x60

Ngobrol dan Menerima Kritikan Ternyata Bisa Jadi Bahan Sebuah Cerita, Ini Tips Lain Menggali Ide Menurut Vika Wisnu

iklan
Vika Wisnu (foto:IST)

Penakita.com | SURABAYA – Berkomunikasi dengan banyak orang dan rajin menulis. Itulah kunci keberhasilan seseorang untuk menjadi penulis cerita yang baik.

“Kita harus banyak menyerap dari orang lain. Apakah itu dengan ngobrol, berdiskusi, mendapatkan kritik, dapat saran, dan yang terpenting membaca. Setelah itu kita endapkan pengalaman-pengalaman itu menjadi cerita,” begitu ujar Vika Wisnu kepada penakita.com.

Ditemui usai acara Workshop ‘Menulis Cerpen untuk Surat Kabar’ di Café Urban, Sabtu (27/4/2019), perempuan yang akrab disapa Vika ini menyatakan agar sebuah karya bisa diterima dengan mudah oleh sebuah surat kabar seseorang harus mengetahui tipe-tipe cerpen (cerita pendek) yang diinginkan media.

“Karena setiap pengasuh rubrik cerita pendek di media tentu punya ‘selera’ berbeda terhadap sebuah karya yang bisa dimuat di media tersebut,” tegas ibu dua anak ini.

Dalam kaitan itu, ‘jam terbang’ seseorang dalam berkarya sangat menentukan apakah karyanya bisa diterima atau tidak. “Karena itu, bagi pemula harus terus banyak berkarya. Dan jangan putus asa jika karyanya ditolak media,” tandasnya.

Lebih lanjut pemilik nama Prihandari Satvikadewi ini menyatakan, ketika seseorang sering menulis, otomatis dia menguasai berbagai tipe dan langgam-langgam cerita. Hasilnya lebih mengalir, jernih, dan gagasannya mudah tertangkap.

“Jadi untuk pemula jangan segan-segan berlatih. Karena menulis satu cerpen dengan tiga cerpen itu berbeda kecepatannya, kepiawaiannya dalam menyusun kata,” papar pengajar di Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya ini.

Vika yang kesehariannya disibukkan oleh kegiatan menulis artikel, laporan, feature, dan tulisan akademik ini menyatakan dirinya tidak ingin menyia-nyiakan bakat yang diberikan kepadanya. Selain terus berkarya, Vika juga tak pernah segan berbagi ilmu cara mudah mengekspresikan gagasan menjadi sebuah cerita.

Seperti dalam acara workshop tersebut, Vika mengurai secara detil teknik menggali ide kreatif, menjaga alur cerita, hingga menyuguhkan ceria pendek untuk surat kabar. ara

author