banner 468x60

Orangtua Makin Sadar Pentingnya Perencanaan Pendidikan Anak

120 views
iklan
Ilustrasi

Ilustrasi

Penakita | JAKARTA – Orangtua di Indonesia semakin sadar pentingnya perencanaan untuk pendidikan anak-anak mereka. Dana pendidikan tersebut selain untuk biaya sekolah juga untuk mengirimkan anak-anak mereka mengikuti kelas-kelas pengayaan di luar sekolah.

Demikian hasil survei yang dilakukan MasterCard pada MasterCard Worldwide Index of Consumer Purchasing Priorities mengenai Edukasi. Dari penelitian tersebut terungkap bahwa dalam hal perencanaan masa depan, sebanyak 71 persen dari orangtua yang disurvei di Indonesia secara rutin menabung dan menyisihkan sebagian dari pendapatan mereka untuk pendidikan anak mereka kelak. Para responden yang terdiri dari orangtua dengan anak yang berusia 1 tahun atau lebih tersebut telah mengerti pentingnya perencanaan pendidikan untuk masa depan anak-anak mereka.

Dari aspek pengeluaran keuangan, survei tersebut menunjukan bahwa kurang lebih sepertiga dari penduduk Indonesia rata-rata menghabiskan sekitar 6-10 persen penghasilan mereka untuk membiayai pendidikan buah hati mereka. Sementara 20 persen lainnya bahkan mengalokasikan sekitar 30 persen dari pendapatanya untuk kepentingan pendidikan anak-anak mereka.

Berdasarkan analisis terhadap responden tersebut juga ditemukan bahwa sebagian besar orangtua di Indonesia (53 persen) lebih tertarik mengirim anak mereka kelak di perguruan tinggi dalam negeri meskipun masih banyak juga orangtua (39 persen) yang belum menentukan pilihan apakah akan menyekolahkan anak mereka di dalam atau di luar negeri. Sementara itu, hanya sekitar 5 persen orangtua di Indonesia yang telah memutuskan untuk mengirim anak-anak mereka menempuh pendidikan di luar negeri.

Hampir setengah dari para orangtua di Indonesia mengirim anak-anaknya untuk mengikuti kelas-kelas pengayaan di luar sekolah yang tersedia untuk para anak-anaknya. Kelas pengayaan tersebut terdiri dari les-les dari berbagai bidang, seperti bahasa asing, kegiatan olahraga, seni, dan lain-lain.

Dari hasil survei terhadap para koresponden, mayoritas dari mereka mengirimkan anak-anaknya untuk memilih kegiatan olahraga, seperti sepak bola, karate, renang dan lain lain, sebagai kegiatan pengayaan yang favorit untuk anak-anak mereka, diikuti oleh les pelajaran dan bahasa asing yang juga menjadi kelas pengayaan favorit bagi para orangtua.

Country Manager MasterCard Indonesia Irni Palar mengatakan, hasil Survei MasterCard pada Consumer Purchasing Priorities menunjukkan perkembangan yang sangat menggembirakan dari masyarakat Indonesia, yaitu orangtua semakin menyadari pentingnya perencanaan pendidikan bagi anak-anak mereka untuk memastikan mereka memiliki masa depan yang lebih baik kelak.

“Hasil survei tersebut juga semakin menggarisbawahi bahwa masyarakat Indonesia tengah berkembang ke arah yang lebih baik, terutama di sektor pendidikan,” kata Irni di Jakarta, Rabu (21/3/2013).

MasterCard Survey on Consumer Purchasing Priorities dikeluarkan dua kali dalam setahun, bertujuan untuk menunjukkan prioritas belanja konsumen, termasuk pendidikan, perjalanan, makan dan hiburan, manajemen keuangan dan konsumsi barang mewah di 14 pasar di Asia Pasifik. Survei dan laporan yang menyertainya tidak mencerminkan kinerja keuangan MasterCard. dde/kps

author