banner 468x60

Otak Manusia Bisa Hindari Diri dari Stroke

130 views
iklan
Ilustrasi

Ilustrasi

Penakita | JAKARTA – Tak perlu menggunakan apapun, otak manusia pada dasarnya memiliki kemampuan mempertahankan diri pada kerusakan karena kekurangan oksigen. Secara umum, dalam kondisi seperti ini, biasanya seseorang akan mengalami stroke.

Hal ini diketahui berkat salah satu fungsi bagian dari otak yang mampu mencegah kerusakan sel otak. Dalam sebuah laporan di jurnal Nature Medicine, para peneliti menemukan, bahwa sel-sel di otak manusia mampu berevolusi dan berfungsi dalam mode pertahanan.

Seperti dikutip dari BBC (25/02/2013), penemuan ini sangat penting, dan para ilmuwan berharap dapat menemukan obat yang benar-benar dapat melindungi otak secara keseluruhan. “Mereka bertahan hidup ketika diperkirakan mereka juga akan ikut mati,” kata Prof Alastair Buchan dari Universitas Oxford University yang meneliti bagaimana bagian sel otak ini bertahan.

Stroke sering jadi masalah kesehatan yang sering dialami berbagai negara dari masa ke masa. Penyakit ini pada dasarnya bermuasal dari gumpalan yang menutup pasokan darah sekaligus menghambat pasokan oksigen dan gula ke otak. Beberapa menit saja hal ini terjadi, maka otak seketika akan mati.

Temuan ini sebelumnya diketahui setelah para ilmuwan melakukan penelitian terhadap tikus. Dalam temuannya, diketahui sel di otak mampu memproduksi protein hamartin. Sel ini  yang memaksa sel untuk mengawetkan energi. Mereka berhenti memproduksi protein baru dan memecahkan diri untuk mengakses material mentah.

“kami telah melihat untuk pertama kalinnya bahwa otak memiliki mekanisme yang dapat digunakan untuk melindungi dirinya dan tetap menjaga sel otak hidup,” tutur Prof Buchan.

Menurut Buchan, temuan ini akan menuntun dunia kedokteran kita pada pembuatan obat yang memiliki fungsi yang hampir sama. Diharapkan hal ini dapat mengatasi masalah gumpalan darah di otak kelak.

author