GTT dan PTT Akan Diuji Bulan Juni

SURABAYA –┬áPemerintah bakal menggelar tes CPNS khusus bagi ratusan ribu Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) pada bulan Juni mendatang. Antar GTT akan diadu dalam tes tulis masuk CPNS.

Ketua Dewan Koordinator Honorer Indonesia (DKHI) Surabaya Eko Mardiono mendapat kepastian tes CPNS khusus GTT tersebut. “Kalau tidak Juni ya Juli gitu, ada tes CPNS lhusus GTT/PTT,” ujar Eko, Minggu (27/1/2013).

Saat ini bersama 1.800 GTT dan 600 PTT seluruh Surabaya, Eko tengah mempersiapkan diri. Para pegawai yang tergolong K2 tersebut seakan mendapat kepastian untuk berjuang dan mencoba tes masuk CPNS.

“Tapi tes ini sesuai informasi dari pusat, hanya untuk GTT dan PTT. Mereka yang memiliki SK pegawai K2 berhak mengikuti tes. Jadi lawan kami antar-GTT dan sesama PTT,” tambah Eko.

Menurut Eko, tes CPNS tersebut bukan berdasarkan pada formasi atau kebutuhan. Misalnya hanya dibutuhkan guru matematika atau bahasa Indonesia. Tapi semua berkesempatan mengikuti tes. “Informasinya siapa saja bisa diterima CPNS jika memang lolos tes,” kata Eko kembali.

Formula tes CPNS khusus GTT tersebut dengan sistem passing grade atau sesuai ambang batas nilai. Bahkan tidak tertutup kemungkinan, semua GTT bisa diangkat menjadi CPNS jika nilai tesnya melampaui passing grade ini.

“Ini khabar menggembirakan buat kami. Banyak teman-teman kami yang sudah mengajar belasan tahun belum diangkat-angkat jadi PNS. Dulu yang K1 kok langsung diangkat CPNS,” tutur Diran, salah satu GTT yang lama mengajar di sebuah SD negeri.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Surabaya, Yayuk Eko Agustin membenarkan informasi penerimaan CPNS khusus GTT tersebut. “Tapi detail sistem dan formatnya, itu kewenangan pusat. Kemenpan yang paham. Silakan para GTT mempersiapkan diri,” cetus Yayuk.

Kepala Bidang Tenaga Pendidik dan Kependidikan Dinas Pendidikan Jatim Nur Srimastutik menuturkan, informasi tes khusus CPNS bagi GTT sudah lama diwacanakan. “Tapi informasi detailnya saya belum tahu. Kalaupun tidak tes khusus GTT, nanti ada tes CPNS umum,” ungkap Nur.

SMKN 11 Kembali Gabung SMKN 9

SURABAYA –┬áDemi efektivitas administratif, SMKN 9 dan SMKN 11 Surabaya dimerger. Alasan lain penggabungan dua sekolah itu adalah untuk mengembalikan pada pendirian awal sekitar tahun 80-an. Sebelumnya, dua sekolah itu hanya satu SMKN 9.

Baru pada era 90-an, muncul SMKN 11 yang merupakan pemekaran SMKN 9. SMKN 9 konsentrasi di seni, mulai seni vokal, dalang, tari, pertunjukan, dan karawitan. Sementara SMKN 11 konsentrasi ketrampilan seni rupa dan kriya, mulai kriya kayu, logam, tekstil, sampai kriya kulit.

Kini, dua sekolah itu kembali menyatu menjadi SMKN 12 Surabaya. “Tapi merger ini nyaris tak berdampak apa pun. Sebab, jurusannya memang beda. Jadi makin kaya akan layanan kompetensi siswa,” kata Plt Kepala SMKN 12 Surabaya Djoko Priatmodjo, Selasa (22/1/2013).

Tidak ada masalah atas merger tersebut karena tak ada guru yang berkurang jam mengajarnya. Kebetulan juga kepala SMKN 11 juga dijabat Plt, Waluyo. Kasek sementara ini kembali mengajar. “Nanti wakanya kita sesuaikan,” kata Djoko yang sebelumnya Kepala SMKN 9 Surabaya.

Sebenarnya merger dua sekolah tersebut sudah lama diwacanakan. Dua sekolah ini berada di satu areal di daerah Siwalankerto. Akses masuk utama di SMKN 9 dan persis di belakangnya SMKN 11. Satu lokasi ada dua papan nama sekolah.

Kedua sekolah ini resmi merger pada 11 Desember saat Plt SMKN 12 Djoko dilantik. Namun sebelum ini, sekolah tersebut sudah menerima SK dari Pemkot Surabaya atas penggabungan dua sekolah tersebut.

Olahraga Sebelum Sarapan Lebih Efektif Bakar Lemak

NEWCASTLE, UK – Topik seputar olahraga kerap menimbulkan pro dan kontra. Termasuk salah satunya soal olahraga dengan perut kosong. Namun, berdasarkan penelitian terbaru, olahraga sebelum sarapan ternyata bisa membakar lemak 20 persen lebih banyak.

Seperti dilansir Daily Mail, tim peneliti dari University of Northumbria melakukan studi terhadap 12 orang. Mereka diminta berolahraga (treadmil) rutin setiap pukul 10.00.

Sebagian peserta diminta makan sebelum berolahraga. Sebagian lainnya dianjurkan tetap berolahraga dalam kondisi perut kosong (namun mendapatkan kalori yang cukup).

Usai berolahraga, mereka diberikan minuman penambah energi, seperti milkshake cokelat. Kemudian saat makan siang, mereka diberikan pasta. Makanan ini diberikan sebagai penambah energi dan lemak untuk kemudian dihitung sebagai pergantian energi dan lemak yang terbakar selama berolahraga.

Dalam penelitian yang dipimpin Dr Emma Stevenson tersebut, mereka yang berolahraga dalam keadaan berpuasa justru dapat membakar lemak 20 persen lebih besar dibandingkan mereka yang sarapan sebelum olahraga. Artinya, berolahraga dalam keadaan perut kosong namun mendapatkan kalori yang cukup pada malam harinya, dapat memberikan hasil efektif. Terutama dalam hal pembakaran lemak.

“Penelitian ini sangat penting dalam membantu menyediakan pedoman praktis terkait dengan asupan makanan untuk orang-orang yang berolahraga guna memaksimalkan pembakaran lemak,” ujar Stevenson.

Meski demikian, Stevenson menggarisbawahi bahwa studi ini bersifat jangka pendek. Sementara itu penelitian dengan judul Breakfast and exercise contingently affect postprandial metabolism and energy balance in physically active male itu akan segera dipublikaasikan secara online di British Journal of Nutrition.