Ingin Belajar Lebih Fokus? Ini Resepnya!

SURABAYA – Khasiat sayuran ternyata tidak hanya membuat kulit lebih cantik. Jenis sayuran hijau mampu menyehatkan tubuh secara keseluruhan. Demkian hasil penelitian terbaru yang dilakukan University of Ontago, Selandia Baru. Jika Anda menginginkan konsentrasi dan fokus pikiran lebih maksimal, sayuran hijaupun siap memenuhi keinginan Anda.

Dilansir Daily Mail, penelitian ini melibatkan 281 responden untuk mengkonsumsi sayuran hijau selama 21 hari. Pada akhir masa percobaan, mereka yang mengkonsumsi sayuran ini menyatakan merasa lebih fokus, tenang, bahagia, dan lebih bersemangat. Tim peneliti melakukan perbandingannya dengan orang-orang yang mengkonsumsi junk food setiap hari, yang ternyata memilki suasana hati tidak stabil.

Dr Tamlin Conner, kepala tim penelitian mengatakan,”Pada hari-hari ketika orang lebih banyak mengkonsumsi buah dan sayur, mereka merasa lebih tenang dan bahagia, dan bahkan lebih enerjik dari biasanya.”

Lebih lanjut Conner menjelaskan, analisis mereka menunjukkan bahwa orang dengan usia muda sangat perlu mengkonsumsi tujuh sampai delapan porsi buah dan sayur untuk membuat perubahan positif yang signifikan. Ukuran satu porsi ini dapat disamakan dengan satu takaran tangan atau setengah volume cangkir.

Jenis sayuran yang dapat dicoba adalah, bayam yang dapat menurunkan kelenjar adrenal saat stres. Atau brokoli dengan vitamin C dan A yang berfungsi sebagai antioksidan pengelola stres. Pilihan lain adalah asparagus yang meningkatkan serotonin, peterseli yang membebaskan tubuh dari racun, dan seledri yang mengatur tekanan darah dalam tubuh.

8 Tips Belajar Jelang Ujian

SURABAYA – Belajar wajib dilakukan para pelajar dan mahasiswa. Belajar pada umumnya dilakukan di sekolah ketika jam pelajaran berlangsung dibimbing bapak atau ibu guru. Belajar yang baik juga dilakukan di rumah baik dengan maupun tanpa pekerjaan rumah. Belajar yang dilakukan secara terburu-buru akibat dikejar-kejar waktu memiliki dampak yang tidak baik.

Berikut ini adalah tips dan triks yang dapat menjadi masukan berharga dalam mempersiapkan diri dalam menghadapi ulangan atau ujian :

1. Belajar Kelompok
Belajar kelompok menjadi lebih menyenangkan karena ditemani teman dan berada di rumah sendiri sehingga lebih santai. Namun sebaiknya tetap didampingi orang dewasa seperti kakak, paman, bibi atau orang tua agar belajar tidak berubah menjadi bermain.
Belajar kelompok ada baiknya mengajak teman yang pandai dan rajin belajar agar yang tidak pandai jadi ketularan pintar. Dalam belajar kelompok kegiatannya adalah membahas pelajaran yang belum dipahami oleh semua atau sebagian kelompok belajar baik yang sudah dijelaskan guru maupun belum dijelaskan guru.

2. Rajin Mencatat Intisari Pelajaran
Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.

3. Membuat Perencanaan Yang Baik
Untuk mencapai suatu tujuan biasanya diiringi rencana yang baik. Karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengetahui apakah kegiatan belajar yang kita lakukan telah maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Jangan menargetkan yang yang nomor satu jika saat ini kita masih di luar 10 besar di kelas. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik.

4. Disiplin Dalam Belajar
Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai.
Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah.

5. Aktif Bertanya dan Ditanya
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman.

6. Belajar Dengan Serius dan Tekun
Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab.

7. Hindari Belajar Berlebihan
Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam/ begadang atau membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.

8. Jujur Mengerjakan Ulangan Dan Ujian
Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan untuk menutupi kebohongan yang sudah dilakukan. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki masa depan sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan.

10 Makanan Agar Anak Cerdas

SURABAYA – Siapa tak ingin anaknya cerdas? Anak yang cerdas di sekolah juga lebih disukai teman-temannya.  Ini tentu membantu dan mendorong anak tumbuh dewasa lebih optimal.

Namun, untuk menjadikan anak cerdas bukan hal gampang dan mudah.  Karena banyak faktor-faktor yang berperan dan mempengaruhi perkembangan anak. Terutama mengenai otak anak.  Faktor yang paling utama adalah faktor dari keluarga dan kemampuan otak anak. Ketika kita bisa memaksimalkan kedua faktor ini maka kemungkinan anak tumbuh cerdas sangat terbuka lebar.

Untuk faktor dari keluarga nantinya akan berperan untuk memberikan stimulasi untuk perkembangan otak.  Tanpa diberi stimulasi-stimulasi sejak usia dini maka otak anak tidak akan berkembang secara optimal. Kemampuan daya kerja anak agar lebih cerdas diperlukan nutrisi-nutrisi dan makanan yang syarat akan gizi.

Bagaimana mungkin otak anak bekerja lebih sedangkan asupan yang diperlukan untuk otaknya tidak terpenuhi secara sempurna.  Perkembangan otak anak akan tumbuh cepat ketika masih di bawah usia 3 tahun.  Masa tersebut adalah masa-masa emas untuk meningkatkan daya kerja otak anak. Salah satu suplemen dan nutrisi agar anak cerdas adalah asi. Asi adalah menu makanan terbaik agar anak cerdas. Kalau Rasulullah sendiri menyarankan agar anak kita disusui secara sempurna selama dua tahun.

Selain ASI ada beberapa makanan yang dianjurkan untuk diberikan kepada anak-anak agar bisa membantu perkembangan otaknya sehingga menjadi anak cerdas.  Makanan tersebut antara lain

1.  Ikan Salmon
Ikan salmon adalah ikan yang paling banyak mengandung omega 3 DHA dan EPA yang mana keduanya sangat bermanfaat untuk meningkatkan perkembangan otak anak agar lebih optimal.

2.  Telur Ayam
Telur adalah salah satu makanan yang mengandung banyak protein.  Dalam kuning telur ada kandungan kolin.  Kolin ini sangat membantu utnuk mempertajam daya ingat dan memori anak.  Telur adalah salah satu pilihan makanan yang bisa kita berikan pada buah hati kita.  Telur harganya lebih murah dan mudah untuk didapatkan.

3.  Selai Kacang
Salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi adalah kebutuhan akan vitamin E.  Vitamin E akan berfungsi sebagai pelindung membran-membran sel yang ada pada otak anak.  Dan juga vitamin E akan membantu otak dalam penggunaan gluosa untuk kebutuhan energi otak.  Vitamin E banyak terdapat dalam selai kacang.

4.  Gandum Murni
Gandum adalah salah satu makanan yang banyak mengandung gizi.  Dalam gandum mengandung glukosa dan banyak juga mengandung serat.  Vitamin B juga terkandung dalam gandum murni.  Vitamin B tersebut akan sangat membantu untuk menjaga kesehatan saraf pada anak.  Sedangkan glukosa pada gandum akan membantu proses berjalannya pelepasan glukosa.

5.  Oat atau Oatmeal
Oat banyak mengandung serat, vitamin E, vitamin B potasium dan seng

6.  Buah Berry
Yang tergolong berry adalah strawberry, blueberry.  Kaya akan antioksidan dengan kadar tinggi dan vitamin C yang akan sangat membantu daya ingat anak.

7.  Kacang-kacangan
Di dalam kacang-kacangan banyak mengandung serat, vitamin, mineral.  Energi dari kacang-kacangan bisa bertahan lama.  Apabila pada siang hari makan kacang-kacangan maka energi tersebut akan mampu bertahan hingga sore harinya.

8.  Sayuran Berwarna
Sayuran yang tergolong banyak dan kaya akan antikosidan yaitu tomat, ubi jalar, labu wortel dan bayam.  Sayuran tersebut mudah kita jumpai di sekeliling kita.

9.   Susu dan Yoghurt
Susu dan yoghurt adalah minuman yang mempunyai manfaat besar untuk anak.  Karena dalam susu dan yoghurt banyak mengandung protein, vitamin B yang tinggi.  Ini akan berfungsi untuk menjaga jaringan otak, neurotransmitter.  Sifat dari susu dan yoghurt adalah membuat rasa kenyang diperut.

10.  Daging Sapi Tanpa Lemak
Di dalam daging mengandung zat besi yang berfungsi agar mempertahankan  anak tetap berenergi.  Salah satu kandungan dalam daging adalah mineral seng yang juga akan memperkuat daya ingat anak.