banner 468x60

“Pecat Guru Pemalsu Ijazah!”

365 views
iklan

Ijazah Palsu!Penakita | SURABAYA – Kasus ijazah palsu yang diungkap Panitia Pendidikan Latihan Profesi Guru (PLPG) Rayon 142 Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya membuat banyak pihak ‘tersengat’. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) mendesak dinas pendidikan (dindik) dan Unipa untuk memecat guru yang terbukti memalsukan ijazah.

”Guru seharusnya menjadi teladan bagi siswa dan masyarakat. Jika tindakannya tak lagi bisa menjadi contoh, maka dia tidak pantas menjadi guru. Karena itu dindik harus mengambil tindakan tegas dan tidak kompromi,” cetus Salamun, Ketua LPMP beberapa waktu lalu.

Menurut Salamun, tindakan tegas berupa pemecatan itu penting agar menjadi shock terapy bagi guru lainnya sehingga tidak melakukan hal serupa. Bila guru yang memalsu ijazah itu dibiarkan akan menjadi penyakit dan merusak dunia pendidikan.

Salamun menambahkan, ibarat guru kencing berdiri murid kencing berlari, kasus ini dikhawatirkan akan ditiru oleh murid-murid. “Hal yang tidak pantas ini jangan sampai terjadi,” ucapnya sambil berulang kali menyatakan pihak terkait harus memproses kasus ini secara hukum.

Sebagaimana diberitakan, panitia PLPG Rayon 142 Unipa Surabaya menemukan satu ijazah yang dipakai mendaftar PLPG palsu. Pemilik ijazah adalah guru pendidikan jasmani dan kesehatan Sekolah Dasar di Sumenep yang sudah berstatus PNS golongan IV.

Selain itu, panitia juga menemukan kasus yang sama dilakukan guru PNS golongan III D asal Bangkalan. Guru berinisial MM ini memalsu ijazah Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan (FKIP) Unipa tertanggal 18 Juni 2011.

Format dan isi ijazah palsu MM ini sama persis seperti milik JF, oknum guru PNS golongan IV A asal Sumenep yang lebih dulu terungkap. Ijazah JF dikeluarkan Jurusan Pendidikan dan Kepelatihan Olahraga, FKIP Unipa dihari yang sama dengan ijazah milik MM yakni 18 Juni 2011.

Panitia rayon 41 Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pun mengindikasi adanya puluhan ijazah yang mencurigakan. Tahun 2012 Panitia Unesa mendapati 13 ijazah palsu atas nama dua perguruan tinggi swasta di Surabaya yang dipakai mendaftar PLPG. ari

author