banner 468x60

Peneliti ITS Dapat Penghargaan Dunia

369 views
iklan
Sri Fatmawati

Sri Fatmawati

Penakita | SURABAYA  – Perempuan peneliti Indonesia kembali mencatat prestasi dunia. Kali ini For Women in Science (FWIS) memberi penghargaan pada Sri Fatmawati, peneliti dari Institut Teknologi 10 Nopember (ITS) Surabaya.

Penghargaan bagi Sri Fatmawati bersama 14 perempuan peneliti muda dari seluruh dunia ini diberikan setelah dia melakukan penelitian baik di Indonesia maupun Jepang dengan fokus analisa potensi medis dari zat-zat alami yang berasal dari tumbuhan dan jamur, terutama yang digunakan dalam obat-obatan herbal. Penganugerahan penghargaan bersama 14 peneliti muda lain dari seluruh dunia ini dilakukan di Universitas Sorbonne Perancis belum lama ini.

Riset yang dilakukan pada spons yang dapat digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit seperti malaria, infeksi, kanker dan Alzheimer dan merupakan penyakit yang sering ditemukan di berbagai belahan dunia.

“Menjadi FWIS International fellow merupakan sebuah kehormatan bagi saya. Apresiasi ini tentu mendorong para perempuan peneliti muda Indonesia seperti saya untuk terus memajukan sains. Semoga penelitian saya dapat memberikan kontribusi penting untuk mengobati penyakit berbahaya yang sering terjadi di Indonesia,” kata Sri Fatmawati SSi MSc PhD melalui rilisnya pekan lalu.

Sri Fatmawati diberi kesempatan melanjutkan penelitiannya di Institute of Natural Products Chemistry National Center for Scientific Research (CNRS) di Gif-sur-Yvette, Perancis dan kemudian dilanjutkan dengan kolaborasi penelitian jangka panjang bersama ITS.

Program L’Oréal-UNESCO FWIS setiap tahun memberi penghargaan kepada 15 perempuan peneliti yang memiliki pendidikan tingkat doktoral atau postdoktoral, dengan fellowship (beasiswa) untuk meningkatkan keahlian mereka di institusi terkemuka di seluruh dunia.

Masing-masing fellowship tersebut bernilai US$ 40.000 dan diberikan untuk jangka waktu hingga 2 tahun untuk proyek yang dikerjakan di luar negara asal mereka.

Progran FWIS yang telah memasuki tahun ke-15 merupakan kerjasama L’Oréal-UNESCO diakui secara global, yang memberikan visibilitas, suara publik dan dukungan bagi para peneliti perempuan. Program itu menjadi sumber motivasi dan inspirasi bagi peneliti muda masa kini untuk membuat perubahan dunia di masa mendatang.

Sri Fatmawati menjadi salah satu dari empat srikandi perempuan peneliti Indonesia yang diakui secara internasional oleh FWIS. Sejak tahun 1998, FWIS telah memberikan penghargaan kepada lebih dari 1.600 wanita yang berasal lebih dari 100 negara.  dde

author