banner 468x60

Peran Sekolah Sangat Besar Tentukan Kelulusan Siswa

321 views
iklan

muhammad nuhPenakita | JAKARTA – Dari hasil UN SMP/MTs yang diumumkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), M Nuh, Jumat (31/5/2013), tercatat ada  tiga daerah yang tingkat ketidaklulusannya tertinggi di tingkat nasional. Paling besar adalah Bengkulu dengan jumlah 723 siswa tidak lulus (2,55 persen).

Berikutnya disusul NTT ada 1.500 siswa tidak lulus (2,82 persen), dan Maluku ada 694 siswa tidak lulus (2,24 persen). “Paling kecil tidak lulus DKI Jakarta,” kata Mendikbud dalam keterangan persnya di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jumat (31/5/2013).

Menurut M Nuh, selain tiga wilayah itu, Kemendikbud juga mencatat ada sedikitnya 10 sekolah SMP yang 100 persen siswanya dinyatakan tidak lulus. Sepuluh sekolah itu tersebar di daerah-daerah perpencil di Indonesia.

“Sekolah-sekolah yang tidak lulus 100 persen, ada 10 sekolah dengan jumlah siswa 77. Ini sekolah-sekolah kecil, karena jumlah 10 sekolah muridnya cuma 77. Sedangkan sekolah lulus 100 persen, sangat tinggi. Ada 44.915 sekolah lulus (91,86 persen),” begitu ungkapnya.

Mantan Rektor ITS ini menambahkan, untuk menentukan kelulusan tahun ini Kemendikbud menggunakan dua nilai sebagai acuan yakni nilai ujian sekolah (US) dan nilai ujian murni (UN). “Seandainya hanya digunakan UN murni, maka total ketidaklulusan adalah 44,54 persen. Hasil ini menunjukkan peran sekolah sangat besar dalam menentukan kelulusan siswa,” pungkasnya. dde

author