banner 468x60

Perpanjang Masa Pendaftaran SMKN Pertanian

472 views
iklan

logo tut wuriPenakita | MOJOKERTO – Pembangunan gedung SMKN 2 di Kelurahan Pulorejo, Kecamatan Prajurit Kulon ini menelan dana sekitar Rp 15 miliar. Namun, kabar yang berhasil dihimpun menyebutkan, pembukaan jurusan baru Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP) terkesan dipaksakan.

Kesan ini mencuat menyusul informasi yang menyatakan guru yang diambil berasal dari Petugas Penyuluh Lapangan (PPL). Padahal, TPHP adalah tenaga kreatif mengolah hasil pertanian yang tidak ada kaitannya dengan teknik cocok tanam. Namun bisa jadi untuk pelajaran awal memerlukan tenaga PPL sebagai guru.

Ketika dikonfirmasi, Abdullah Fanani, anggota Komisi III DPRD Kota Mojokerto, mengaku tidak tahu apakah keberadaan SMKN 2 yang membuka jurusan TPHP itu sudah melewati studi kelayakan lebih dulu. Fanani menyesalkan bila TPHP SMKN 2 dipaksakan dan tidak bisa bertahan lama mengingat bea yang ditanamkan di sekolah itu tidaklah kecil.

“Ini memang perlu kerja keras semua pihak agar jurusan TPHP di SMKN 2 bisa dikenal dan menjadi alternatif lulusan SMP,” cetus Abdullah Fanani, anggota Komisi III DPRD Kota Mojokerto.

Fanani lalu menyarankan agar proses pendaftaran yang berakhir Sabtu (6/7) diperpanjang untuk memberi kesempatan bagi lulusan SMP yang berminat bisa menyusul mendaftarkan diri. “Meski bukan jurusan tak favorit, TPHP bisa diupayakan pencarian siswa dengan pendekatan personal sekolah dan siswa,” ujarnya. adi

author