banner 468x60

Pertengakaran Orangtua Lukai Psikis Anak

473 views
iklan

Penakita | INGGRIS – Pertengkaran dalam rumah tangga bisa jadi hal lumrah dalam sebuah rumah tangga. Tapi apa jadinya jika hal ini dilakukan di depan anak? Percaya atau tidak, menurut penelitian hal ini akan menjadi investasi buruk bagi anak, terlebih dalam kehidupannya kedepan.

Secara langsung dan tak langsung kegiatan semacam ini yang dilakukan di depan anak dapat berdampak stres. Dikutip dari Dailymail, penelitian yang dilakukan oleh tim di Cambridge University menemukan, kekerasan psikis, berupa pertengkaran argumen di depan anak-anak berkontribusi terhadap kemungkinan depresi.

Menurut penelitian yang dipimpin oleh Profesor Barbara Sahakian ini mengidentifikasi gen yang membuat beberapa anak lebih sensitif terhadap emosi dan juga lebih mungkin mengembangkan depresi.

Para peneliti menemukan bahwa remaja dengan latar belakang masa anak-anaknya sering melihat orangtuanya bertengkar secara emosional lebih mungkin mengembangkan masalah kesehatan mental (Depresi dan stres). Hal ini yang pada akhirnya memicu mereka melakukan berbagai tindakan berbahaya, baik bagi dirinya maupun orang lain.

Di Inggris, satu dari sepuluh anak berusia antara 5-16 tahun memiliki masalah kesehatan mental. Dalam setiap tahun, satu dari empat orang akan menderita gangguan kesehatan mental, dengan sebagian besar memiliki bentuk depresi dan kecemasan.

author