banner 468x60

Peserta Ujian Kesetaraan Terganjal Ijin Perusahaan

345 views
iklan

nasor dindikPenakita | SURABAYA – Pelaksanaa Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) 2013 yang akan diselenggarakan bersamaan dengan Ujian Nasional (UN) 2013, diyakini mengalami kendala serius. Ratusan peserta UNPK yang berstatus sebagai pekerja atau pun buruh dipastikan batal ujian. Pasalnya, kebanyakan di antara mereka terganjal ijin dari perusahaan masing-masing.

Fakta ini diakui Kepala Bidang Pendidikan Nonformal Informal, Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, Nasor, Minggu, (3/3/2013). Nasor mengatakan, berdasar pengalaman tahun 2012 lalu, terdapat ratusan peserta UNPK yang absen dari jadwal ujian dengan alasan bekerja dan tidak mendapatkan ijin dari perusahaan tempat mereka bekerja. Padaha sebelumnya, mereka telah rutin mengikuti proses pembelajaran di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

“Karena itu, kami sekarang berusaha menyosialisasikan kepada mereka, agar jauh-jauh hari sebelum UNPK, mereka meminta ijin kepada perusahaan. Kami berharap tidak ada yang dirugikan dalam hal ini,” tutur Nasor kepada PENAKITA.com via telpon.

Kendati demikian, Nasor tetap optimis. Tahun ini akan lebih banyak peserta yang dapat hadir mengikuti ujian. Sebab, berbeda dari tahun sebelumnya, jadwal UNPK 2013 lebih fleksibel. Yakni dilaksanakan pada pukul 16.00-18.00. “Jam empat sore kan para pekerja sudah boleh pulang, jadi mereka bisa langsung ikut UNPK setelah pulang kerja,” kata Nasor.

Tahun ini, jumlah peserta UNPK 2013 sebanyak 62.561 peserta dari 38 kabupaten/kota se Jatim. Jumlah ini terbagi antara lain peserta UNPK paket C 29.905, paket B 26.496 dan paket A sebesar 6.160 peserta didik. Dari seluruh data yang masuk tersebut, Dispendik telah menyetorkannya ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk ditetapkan sebagai daftar nominasi tetap. Jumlah ini mengalami penurunan dibanding tahun lalu, yang jumlahnya mencapai 72.446 peserta. ika

author