banner 468x60

Pindah ke Surabaya Tanpa Orangtua Tetap Kena Kuota 1 Persen!

438 views
iklan
Ikhsan, Kepala Dinas Pendidikan Surabaya

Ikhsan, Kepala Dinas Pendidikan Surabaya

Penakita | SURABAYA – Menjelang tahun ajaran baru jumlah anak usia sekolah (18 tahun ke bawah) yang masuk ke Surabaya meningkat. Jumlahnya mencapai 57 anak mulai Januari 2013 hingga akhir Februari 2013.

Mereka antara lain berasal dari Sidoarjo, Gresik dan kota-kota lain di Jawa Timur, dan luar pulau. Menariknya, kepindahan mereka tidak disertai kedua orangtuanya, tapi diikutkan pada kartu susunan keluarga (KSK) disisipkan di KSK kakek/nenek, saudara, dan keluarga lainnya.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Surabaya Suharto Wardoyo mengungkapkan, dalam permohonan pindah tidak disebutkan tujuannya secara jelas. Tapi, besar kemungkinan untuk bisa mengikuti PSB di Surabaya.

Suharto mendukung program dinas pendidikan yang memberikan batasan untuk siswa luar kota, tapi dia tidak bisa melarang siapapun yang ingin masuk Surabaya. Asalkan ketentuan pindahnya sudah lengkap, pihaknya pasti akan meloloskan permohonan tersebut.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, M Ikhsan memastikan akan memberlakukan kuota 1 persen untuk siswa luar Surabaya. Mengenai banyaknya siswa yang pindah ke Surabaya karena ingin mendapat kemudahan PSB, dia menyarankan orangtuanya juga ikut pindah.

“Jika tidak, siswa itu tetap kena kuota luar kota,” begitu tegasnya.

author