banner 468x60

PMK Mini Ini Bisa Masuk Gang Kecil

479 views
iklan

pmk1Penakita | SURABAYA – Musibah kebakaran yang sering terjadi di kawasan perumahan di gang-gang sempit perkotaan membuat banyak pihak prihatin. Sebab, biasanya kobaran api cepat menyebar ke seluruh perumahan, sedangkan mobil pemadam kebakaran (PMK) tidak dapat menjangkau lokasi kejadian.

Terinspirasi dari fenomena tersebut, sedikitnya 16 siswa SMK Jawa Timur bersama UPT PPPK (Pelatihan dan Pengembangan Pendidikan Kejuruan), menciptakan inovasi PMK mini. Unit mobil dalam bentuk dan bodinya yang lebih kecil membuat PMK ini dapat menjangkau wilayah perumahan di gang sempit.

“Sementara, ini hanya prototype. Tapi manfaatnya sangat tinggi, apalagi jika dimiliki di setiap kecamatan. Pasti akan menjadi semacam aset penyelamatan dan pertolongan pertama musibah kebakaran di kampung-kampung itu,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur, Dr Harun MSi, kepada PENAKITA.com, Rabu (13/3/2013).

Ia menambahkan, jika seandainya tak ada kebakaran di kampung, PMK mini ini bisa dimanfaatkan sebagai alat bantu penghijauan. “PMK ini multifungsi, kalau tidak ada kebakaran, ya bisa digunakan sebagai alat penyiram tanaman taman kampung, dan kegiatan penghijauan lainnya,” tambah Harun.

Sementara itu, Kepala UPT PPPK, Sumardijono memaparkan, PMK mini ini dibuat dengan menggunakan mesin Hi Jet 55 tahun 1980-an bekas, dengan daya 500 CC. Daya tampung tangki airnya mencapai 1860 liter.

“Body dan tangki, kami buat sendiri, dengan lebar 120 cm, dan panjang 2,5 meter. Belasan siswa itu yang mengerjakannya,” papar pria yang akrab disapa dengan nama Mar ini.

Menurut Mar, PMK mini yang pembuatannya memakan waktu tiga bulan itu, menghabiskan dana sebesar Rp 25-30 juta. “Untuk mesin diesel penyemprotnya saja Rp 2,5juta. Selangnya ini panjangnya mencapai 30 meter, dan jauh semprotannya bisa sampai 25 meter,” ungkapnya.

Mar berharap, akan ada respon dari Gubernur Jawa Timur, Soekarwo atas ciptaan anak didiknya ini. “Nanti terserah Pak Gubernur saja. Kalau direspon bagus, dan mau diperbanyak untuk ditaruh di kecamatan-kecamatan Surabaya atau Jawa Timur, ya monggo,” pungkas Mar. ika

author