Proses Penilaian Dimulai, Juri Kesulitan Tentukan Pemenangnya

Panitia dan para juri tengah mencermati karya foto yang masuk

Panitia dan para juri tengah mencermati karya foto yang masuk

Penakita | SURABAYA – Proses penilaian terhadap sekitar 600 karya foto peserta Lomba Foto Anak 2014 dimulai, Kamis (20/11/2014). Tiga juri yang terdiri dari Muhamad Sujai (fotografer profesional), Budi Nurcahyo (pemerhati anak), dan Achmad Pramudito (jurnalis senior Surabaya) secara cermat mengamati seluruh karya yang masuk.

Proses penilaian yang berlangsung sekitar empat jam dan dilakukan di Perpustakaan Bank Indonesia (eks Museum Mpu Tantular) itu cukup seru lantaran karya yang masuk dinilai punya bobot hampir sama. Bahkan saat menentukan 40 besar, dewan juri terpaksa minta waktu istirahat untuk meredakan ketegangan sejenak.

“Memang tidak gampang, karena yang kami nilai tak semata dari sisi estetika, tapi juga kesesuaian dengan tema,” ujar Sujai yang diamini dua juri lainnyaela.

Selain itu, lanjut Sujai, juri juga harus cermat agar tidak kebobolan karya-karya yang pernah mendapat predikat juara di kompetisi sejenis. “Dari pengamatan saya memang ada terselip karya yang pernah diikutkan kompetisi dan menjadi juara. Karya ini jelas langsung kami sisihkan,” tandasnya.

Untuk mengantisipasi lolosnya karya yang pernah juara itu pula, ujar Sujai, panitia mengunggah 40 karya pilihan dewan juri ke fanpage PENAKITA (facebook.com/penakitadotcom). “Pengetahuan kami tentu sangat terbatas. Karena itu, kami perlu dukungan masyarakat untuk ikut mengamati karya-karya yang sudah kami pilih ini. Bila ada karya yang ternyata pernah menang segera memberi catatan pada karya foto yang diunggah di fanpage PENAKITA agar kami bisa lacak kebenarannya,” imbuh Masich Prasetyo, Ketua Panitia Lomba Foto 2014.

Menurut Pras, bila catatan dari masyarakat itu terbukti benar maka karya foto itu akan dicoret. “Catatan bisa diberikan sampai nama-nama pemenang diumumkan pada Minggu (23/11/2014) siang,” tegas Pras.

Sebagaimana diberitakan, PENAKITA bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI mengadakan Lomba Foto dalam rangka Hari Anak dan dirangkai peringatan Hari Pahlawan 2014. Kali ini materi lomba ditambah dengan penyelenggaraan Lomba Mewarnai dan Story Telling.

Lomba Mewarnai khusus bagi siswa TK usia 4-6 tahun. Sedang Story Telling disasarkan bagi para Bunda PAUD dan guru TK di kawasan Surabaya dan sekitarnya.

“Titik bidiknya tetap sama, yaitu anak-anak. Dan karena penyelenggaraan lomba kali ini pada bulan November maka tema yang diambil adalah seputar kepahlawanan. Ini tentu penting, khususnya dalam rangka memberi pengertian masalah sosok pahlawan dalam versi yang berbeda, pahlawan yang tak lagi membawa senjata melawan penjajahan. Di era merdeka ini sosok pahlawan lebih kompleks lagi,” papar Ari Prabowo, Panitia Lomba Foto Anak & Story Telling 2014. sum