banner 468x60

PRT Taiwan Bisa Pulang Bawa Ijazah D3. Ini Caranya!

398 views
iklan

logo Univ BrawijayaPenakita | MALANG – Universitas Brawijaya (UB) berencana membuka cabang di Hongkong dan Taiwan guna memberi kesempatan TKI di negeri tersebut memperoleh pendidikan lebih tinggi daripada yang mreka miliki sekarang yang rata-rata hanya tamatan SMA.

Menurut Prof Dr Ir Yogi Sugito, Rektor UB, sistem pengajaran pendidikan UB di UB Hongkong dan UB Taiwan berupa kelas ekstensi, Sabtu-Minggu. Adapun untuk mengevaluasi pendidikan mahasiswanya, nanti para dosen UB akan dikirim secara periodik ke dua negara itu.

“Sistem pengajarannya bisa juga dengan teleconference. Ada pun waktunya fleksibel, menyesuaikan dengan jam kerja mereka,” kata Yogi.

Dalam pelaksanaannya nanti, lanjut Yogi, untuk UB Hongkong sudah dipastikan bakal menggandeng Capstone Hongkong Institute of Information Technology (CHIIT). “Para TKI Hongkong nanti kuliah di sana. Sedang yang di Taiwan, UB masih mencari institusi pendidikan untuk bekerjasama. Pembicaraan dengan beberapa institusi sedang kami lakukan. Semoga lancar seperti dengan CHIIT,” ungkap Yogi.

Untuk tahap awal, diakui Yogi, UB Hongkong akan menerima 50 mahasiswa. “Saya optimis, UB Hongkong dan UB Taiwan  akan mulai beroperasi bersama-sama tahun akademik 2014/2015 mendatang,” tandasnya.

Lebih lanjut Yogi menyatakan,”Semula saya underestimate dengan para TKI ini. Tapi setelah bertemu dan berdialog langsung dengan mereka di Hongkong, saya melihat adanya kegigihan untuk maju dalam diri para TKI yang sebagian besar bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) ini.” sum

author