banner 468x60

Sabu Sahe Banyak Khasiatnya. Ini Antara Lain!

494 views
iklan

sari tebu ubhara11Penakita | SURABAYA – Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya yang menciptakan minuman herbal berlabel Sabu Sahe mengaku punya kendala soal ketahanan minuman. Pasalnya, minuman yang memadukan sari kedelai, sari tebu, jahe merah, dan temulawak itu hanya bisa tahan selama tujuh-delapan jam dalam suhu terbuka.

Sedang bila disimpan di freezer bisa tahan dua hingga tiga hari. Kini Haris Setyawan bersama ketiga teman-temannya, Refi Yunita Fajrin, Sarlinda Wiyanti, dan Moch Fahmi sedang menjajaki kemungkinan membeli mesin ultra high temperature (UHT) agar daya tahan minuman menyehatkan itu bisa lebih lama.

“Kebetulan di Universitas Brawijaya ada yang berkapasitas kecil. Bila dimasukkan mesin ini bisa tahan hingga seminggu,” ujar Haris sambil menambahkan, alternatif lain yang mulai mereka rancang adalah meracik jadi kemasan bubuk dengan proses pemasakan yang lebih lama.

“Kami yakin bila dalam wujud serbuk, pasarnya bisa lebih luas,” kata Haris bakal terbang ke Thailand untuk melanjutkan program Dual Degree di Radja Mangala University program kerjasama Ubhara dengan Biro Perencana Kerjasama Luar Negeri (BPKLN).

Mengenai jaminan keamanan, menurut Haris, mereka telah merujuk racikan tersebut ke Dinas Kesehatan Surabaya. Dan diperoleh kepastian minuman yang berhasil lolos program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) yang didanai Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti)
ini aman.

Selain aman, lanjut Haris, Sabu Sahe ini juga sangat bagus untuk kesehatan. Khasiat sari kedelai adalah bisa mengurangi kolesterol dan mencegah osteoporosis. Sari tebu pun berkhasiat mencegah pengeroposan tulang. Sedang jahe merah bisa mencegah asma.

“Kini kami dalam proses mendapatkan sertifikat pangan industri rumah tangga (pirt) dari Dinas Kesehatan,” ucapnya. ari

author