banner 468x60

Salah Game Buat Anak Jadi Agresif

420 views
iklan

Penakita | AMERIKA – Seperti memilah acara televisi atau memonitor materi internet, sebagai orangtua sebaiknya kini Anda memulai mengetahui jenis game yang dimainkan anak. Karena menurut penelitian, game ‘salah’ akan membuat anak tumbuh menjadi pribagi agresif.

Sudah bukan rahasia lagi, selain obat penghilang stres yang menyenangkan, keberadaan game seakan menjadi candu tersendiri bagi anak. Sayangnya, selain waktu yang dibatasi orangtua sering lupa memantau konten game yang sering dimainkan anak mereka.

Ironinya, beberapa anak memilih game populer yang tidak sesuai usia mereka. Dikutip dari Telegraph, permainan Video game dengan tema kekerasan membuat anak remaja lebih agresif. Dalam kehidupan keseharian, hal ini memicu prilaku kekerasan, seperti pertengkaran, tawuran dan tindakan kriminalitas lainnya pada remaja.

Studi ini juga menemukan hasil mencengangkan. Baik bagi pria dan wanita, game kekerasan memiliki pengaruh yang sama. Tim peneliti di Brock University di Kanada mengatakan, game kekerasan dapat “memperkuat gagasan bahwa agresi adalah cara efektif dan tepat untuk menangani konflik dan kemarahan.

Penelitian, yang diterbitkan dalam jurnal Developmental Psychology ini, sebelumnya dilakukan dengan melibatkan 1.492 remaja di Delapan sekolah tinggi di Ontario. 51% di antaranya adalah perempuan dan 49% lainnya laki-laki.

Hal berbeda terjadi mereka yang memainkan game non-kekerasan. Dalam kelompok ini tidak menunjukkan bukti peningkatan agresi.

Peneliti utama Profesor Teena Willoughby mengatakan, ini merupakan studi pertama kali yang dilakukan untuk mengetahui hubungan antara bermain video game kekerasan yang berkelanjutan dan perkembangan perilaku agresif. “Jelas bahwa ada hubungan jangka panjang antara video game kekerasan dan agresi. Ini adalah temuan penting mengingat banyak remaja banyak menghabiskan waktu mereka berjam-jam untuk bermain game,” tutur Willoughby.

author