banner 468x60

Salah Pilih Program Studi Bisa Gagal SNMPTN

441 views
iklan

Penakita | JAKARTA – Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) 2013 telah dibuka mulai Jumat (1/2/2013) lalu. Terkait hal tersebut, para siswa diminta berhati-hati dalam memilih program studi yang diminatinya agar dapat memperoleh hasil sesuai harapan.

Ketua Panitia SNMPTN 2013, Akhmaloka mengingatkan agar calon peserta SNMPTN tidak salah pilih program studi. Mereka wajib membaca ketentuan di PTN yang dituju serta daya tampung dari program studi yang diinginkan. Semuanya dapat dilihat langsung melalui situs resmi SNMPTN.

“Harus dibaca ketentuan di universitasnya. Jangan sampai ada yang terlewat,” kata Akhmaloka beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan bahwa berbagai program studi mempunyai kriteria dan persyaratan tertentu yang harus dipenuhi. Misalnya, untuk jurusan teknik, ada persyaratan khusus bahwa calon mahasiswa tersebut tidak boleh buta warna.

Kemudian, ketentuan yang berbeda untuk program studi yang sama. Misalnya, untuk jurusan psikologi. Beberapa universitas mensyaratkan pendaftar program studi ini berasal dari jurusan IPS, tetapi di universitas lain mensyaratkan dari jurusan IPA.

“Itu harus diperhatikan benar karena jika tak teliti akibatnya bisa saja gagal dalam SNMPTN,” ujar Akhmaloka.

Terkait PTN pilihan yang harus sesuai domisili sekolah asal, ia menjelaskan bahwa peraturan tersebut berlaku jika peserta memilih dua PTN yang dituju. Namun, jika hanya memilih satu PTN, maka calon peserta dapat memilih PTN di provinsi mana pun. Maksimal, calon peserta hanya boleh memilih dua PTN dengan syarat satu PTN harus berada di provinsi SMA asal.

“Ini sebenarnya bertujuan memeratakan juga. Kadang-kadang semua ingin masuk di universitas papan atas, tapi tentu banyak yang tidak masuk. Padahal jangan sampai, ada kesempatan kuliah di PT, tapi tidak terisi,” pungkasnya.

author