banner 468x60

Satu Petugas Awasi 10 Peserta SBMPTN

467 views
iklan

ujian nas.Penakita | SURABAYA – Panitia Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tampaknya tidak ingin kecolongan oleh aksi perjokian. Karena itu, sejak jauh hari sudah dibentuk tim pengawas di masing-masing ruang.

Setiap pengawas nanti hanya bertugas mengawasi 10 peserta ujian. “Jadi kalau dalam satu ruangan ada 20 peserta, maka ada dua pengawas ruangan,” kata Ghazalie Bagus Ani Putra, Humas SBMPTN dari Universitas Airlangga.

Ditekankan pula, bahwa penentuan petugas pengawas ini sudah melalui tahapan seleksi ketat. “Hanya dosen dan tenaga kependidikan (karyawan) senior yang bisa menjadi pengawas. Tidak boleh melibatkan mahasiswa,” imbuhnya.

Dosen Psikologi Unair ini menambahkan,”Jangan coba-coba bermain curang. Karena bila diketahui ada kecurangan atau praktek perjokian saat pelaksanaan ujian nanti, kami akan langsung menyerahkan ke pihak kepolisian.”

Sementara Humas SBMPTN dari ITS, Bekti Cahyo menyatakan, setiap peserta yang mendaftar secara otomatis melalui online sudah diacak nomernya dan tempat duduk tes tidak dapat diprediksi.

“Panitia sudah mempersiapkan tempat tes dengan matang. Jadi dipastikan tidak ada tindak kecurangan,” ujar Bekti Cahyo.

Untuk penempatan tes ujian pilihan kategori Sainstek akan dilaksanakan di daerah Sukolilo dan Rungkut yaitu kampus ITS, Universitas Hangtuah, ITATS, STIKOM, SMPN 19 Surabaya, Uni. WR. Supratman, Unitomo, Untag, UPN, dan ITS Manyar.

Sedangkan pilihan Soshum dilaksanakan di kampus Unesa Ketintang, Unesa Lidah, IAIN, Uni. Bhayangkara, SMP dan SMA GIKI, dan pilihan Campuran ada di kampus Unair B dan C. ari

author