banner 468x60

“Saya Pilih Mundur Sebagai Bentuk Tanggung Jawab Pada Publik”

387 views
iklan

un2013Penakita | JAKARTA – Karut marut pelaksanaan ujian nasional (UN) SMA/SMK/MA beberapa waktu lalu menyulutkan kabar baru. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kepala Balitbang Kemendikbud), Khairil Anwar Notodipuro bakal mengundurkan diri.

Setelah sempat menutup diri dan menghindari pers, profesor Institut Pertanian Bogor (IPB) ini akhirnya buka suara. Khairil mengakui bahwa dirinya memang memilih mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kekacauan penyelenggaraan UN 2013.

“Ini merupakan bentuk tanggung jawab kepada publik. Untuk itu, saya memilih mundur,” demikian tegas Khairil di Jakarta, Sabtu (11/5/2013).

Khairil menyatakan, meski telah meminta maaf terkait kisruhnya UN 2013 yang mengakibatkan penundaan di 11 provinsi, dirinya merasa hal tersebut tidak cukup sehingga pengunduran dirinya merupakan langkah yang akhirnya dipilih sebagai bentuk tanggung jawab.

“Saya juga sudah mengawal UN yang selanjutnya. Baik SMP maupun SD dan semuanya lancar,” kata Khairil.

Pengajuan untuk mundur dari jabatannya ini sebenarnya sudah muncul sejak PT Ghalia Indonesia Printing terbukti gagal dalam melakukan tugasnya mendistribusikan soal UN sehingga kemudian UN di 11 provinsi harus ditunda. Namun akhirnya pengunduran diri secara tertulisnya baru direalisasikan pada tanggal 3 Mei.

“Saya sudah terpikir untuk mundur. Saya nyatakan dulu lisan pada pak menteri. Baru saya berikan surat tertulis,” pungkasnya. dde

author