Sebanyak 300.000 Lulusan SD Tahun 2013 ‘Hilang’

Ilustrasi

Ilustrasi

Penakita | JAKARTA – Dari sekitar 4 juta lulusan sekolah dasar (SD) pada tahun 2013, ternyata hanya 3,7 juta siswa yang terserap di SMP maupun MTs. Sebanyak 300.000an siswa di jenjang ini tidak diketahui keberadaannya.

Meski menemukan data ‘hilang’nya lulusan SD/MI tersebut, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tidak berani memastikan bahwa ratusan ribu siswa itu tidak melanjutkan pendidikannya.

“Ada beberapa kemungkinan yang bisa terjadi. Di antaranya mereka ada yang putus sekolah atau melanjutkan ke pendidikan Diniyah atau Paket B,” kata Hamid Muhammad, Dirjen Pendidikan Dasar (Dikdas) Kemendikbud beberapa waktu lalu.

Hamid mengaku, ‘hilang’nya ratusan ribu lulusan SD itu diketahui dari jumlah lulusan SD secara nasional sekitar 4 juta orang. Namun, di data Kemendikbud, hanya 3,7 juta lulusan saja yang terserap di SMP maupun MTs.

“Saya belum cek Diniyah, belum cek Paket B. Ini yang masih harus saya pastikan dan teliti. Bukan berarti mereka tidak melanjutkan pendidikan. Saya masih mau lihat berapa yang masuk Diniyah atau paket B,” tandasnya.

Lebih lanjut mantan Dirjen Pendidikan Menengah itu menyatakan, Kemendikbud belum bisa mengklaim bahwa 300.000an lulusan SD itu putus sekolah juga dikarenakan setiap tahun pemerintah terus mengalokasikan anggaran untuk pembangunan ruang kelas baru (RKB). Karena itu Hamid menganggap tidak logis lulusan SD itu tidak terserap di tingkat SMP/MTS lantaran kekurangan kursi.

“Lagipula dari hitung-hitungan kami. SMP/MTs yang ada itu mampu menampung semua lulusan SD. Ini jadi PR (pekerjaan rumah) saya untuk mencari tahu kenapa 300.000 lulusan SD itu tak terserap,” pungkasnya. dde