Sekolah Negeri Akan Tambah Kelas untuk Tampung Siswa Tidak Mampu

kepala dindik surabayaPenakita | SURABAYA –┬áKepala Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya, Dr Ikhsan MSi menegaskan pihaknya akan mengajak bicara wali murid yag anaknya tidak diterima di sekolah negeri yang ada di sekitar tempat tinggal mereka. Selain itu, lanjut Ikhsan, Dindik juga akan membahas permasalahan tersebut dengan instansi terkait di Pemerintah Kota Surabaya.

Ditegaskan Ikhsan, kebijakan perankingan bagi siswa kurang mampu dilakukan lantaran banyaknya jumlah peminat dibandingkan pagu di sekolah negeri. “Ini kami lakukan setelah dua tahun Dindik menerima protes, terutama dari siswa kurang mampu di kecamatan yang belum punya sekolah negeri,” tuturnya.

Ikhsan lalu memberi contoh, SMPN 41 Kapasan harus mengakomodasi siswa kurang mampu dari enam kecamatan yang masuk dalam rayon utara. “Karena pendaftar mencapai lebih dari 100 siswa, sementara pagu hanya 19 orang atau 5 persen dari pagu maka dilakukan perankingan sesama siswa kurang mampu,” begitu paparnya.

Pada PPDB tahun 2011 dan 2012, menurut Ikhsan, jalur mitra warga diperuntukkan bagi siswa kurang mampu di sekitar sekolah negeri. Tetapi, sistem PPDB jalur mitra warga itu diprotes warga kurang mampu di kecamatan lain yang belum memiliki sekolah negeri.

Demikian juga dengan siswa kurang mampu di perbatasan kecamatan meski domisilinya dekat sekolah negeri, tapi beda kecamatan tidak bisa mengikuti program mitra warga. “Problem itu berkembang terus hingga akhirnya dicari solusi yang adil dan merata melalui rayonisasi tersebut,” tuturnya.

Ikhsan menyatakan, pihak sekolah dalam PPDB jalur mitra warga juga melakukan survei ke rumah tempat tinggal siswa. Dari survei itu bisa diketahui apakah siswa tersebut betul dari keluarga kurang mampu atau sebaliknya. Jika ternyata ada siswa jalur mitra warga dinilai dari keluarga mampu maka siswa itu dibatalkan penerimaanya.

“Kami sudah berusaha bekerja sebaik mungkin dan seadil-adilnya dalam PPDB jalur mitra warga tersebut,” ungkap Ikhsan.

Sebagai solusi, masih kata Ikhsan, pihak sekolah kemungkinan membuka tambahan kelas baru khusus untuk siswa kurang mampu di sekitar lokasi sekolah negeri. “Untuk itu kami akan melakukan pembicaraan dengan warga kurang mampu di sekitar sekolah negeri yang tidak diterima dalam PPDB jalur mitra warga. Kami yakin, akan ada banyak warga kurang mampu lain yang akan menuntut hal sama seperti warga di sekitar SMPN 41 itu. Ini yang coba akan kami bahas dengan warga dan intansi terkait di Pemkot Surabaya,” pungkasnya. ari