banner 468x60

Sistem Zonasi di DKI Jaya Diklaim Bisa Tekan Laju Penduduk

417 views
iklan

logo DKI JayaPenakita | JAKARTA – Dinas Pendidikan (Dindik) DKI Jakarta punya strategi khusus untuk menekan laju penduduknya. Salah satu yang belakangan gencar dilakukan adalah penerapan sistem pendaftaran online (daring) melalui zonasi.

“Sistem ini terbukti bisa mengurangi pergerakan orang atau warga Jakarta,” kata Taufik Yudi Mulyanto, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) DKI Jakarta.

Menurut Taufik Yudi, 45 persen peserta didik di DKI Jakarta dipastikan akan berada di wilayahnya masing-masing. Karena kuota penerimaan siswa sistem zonasi berjumlah 45 persen dari jumlah bangku yang ada.

“Tapi itu bisa lebih. Karena ada kemungkinan saat jalur provinsi dibuka, peserta didik juga memilih sekolah yang berada dekat dengan rumahnya,” ungkapnya sambil menambahkan, dengan berkurangnya pergerakan warga DKI Jakarta, kemacetan di ibukota pun bisa sedikit teratasi.

Selain itu, ditekankan pula, dengan sistem zonasi tersebut juga bisa membantu sistem kependudukan DKI Jakarta terutama untuk database anak yang akan bersekolah. “Kan ada penataan dan pelaksanaan kependudukan,” ujarnya.

Sebelumnya, pendaftaran sistem zonasi tersebut sudah dibuka sejak 1-3 Juni 2013. Sistem zonasi tersebut berlaku untuk seluruh tingkat sekolah hanya saja akan berbeda pada masing-masing tingkat sekolah.

Untuk jenjang SD, cakupan wilayahnya adalah kelurahan, untuk SMP cakupannya kecamatan, sedang di tingkat SMA dalam bentuk rayon. Dalam satu rayon terdiri dari dua hingga lima kecamatan. dde

author