banner 468x60

Siswa Aisyiyah Demo Tuntut Agar Sekolah Mereka Dibuka Kembali

454 views
iklan

Siswa SD demo tolak sekolah ditutupPenakita | SURABAYA – Puluhan siswa SD Aisyiyah menggelar aksi demo di Balai Kota Surabaya, Selasa (11/6/2013). Sambil menggelar poster dan diiringi drum band mereka memrotes penutupan sekolah yang dilakukan Dinas Pendidikan (Dindin) Kota Surabaya dan menuntut agar mereka bisa sekolah kembali.

Didampingi orangtua masing-masing, para siswa ini berniat mengadu pada Wali Kota Surabaya lantaran tidak bisa belajar sejak sekolah mereka ditutup Dindik Kota Surabaya. Mereka meminta agar Wali Kota Surabaya tidak menutup sekolah yang terletak di Jalan Wonorejo Indah Timur Kav 21 Surabaya tersebut.

Sayang aksi para siswa dan orangtua ini tidak membuahkan hasil. Mereka gagal bertemu Wali Kota Tri Rismaharini. Sebagai gantinya mereka ditemui Sumarno dari Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbanglinmas) Kota Surabaya, perwakilan dari Dindik Surabaya, serta pengurus Muhammadiyah Surabaya.

Dalam pertemuan tersebut Sumarno berjanji menyampaikan aspirasi para siswa dan wali murid kepada Wali Kota Surabaya. “Sementara kami tampung dan akan kami sampaikan Bu Wali,” ujar Soemarno.

Imam Hanafi, salah satu wali murid SD Aisyiyah menyesalkan tindakan penutupan secara sepihak oleh Dindik Surabaya. “Anak saya naik kelas dua dan merasa nyaman sekolah di sana karena memiliki perlengkapan komplit, serta cara mengajarnya sesuai kebutuhan anak-anak. Kalau sekolah itu ditutup saya khawatir psikologi para siswa, khususnya anak saya,” tegasnya.

Hanafi mengaku kaget atas sikap Dindik Surabaya yang menutup tanpa melihat kondisi siswa yang kebanyakkan dari keluarga tidak mampu. “Yang membuat saya tidak habis pikir Dindik tidak memberikan solusi dikemanakan anak-anak kami? Mereka ditelantarkan begitu saja sehingga kebingungan mau belajar dimana,” sergahnya. ari

author