banner 468x60

Siswa Hamil Terancam Tak Lulus

189 views
iklan
Ilustrasi

Ilustrasi

Penakita | SURABAYA – Kabar baik bagi para siswa hamil di Kota Surabaya. Sebab, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya, Ikhsan memperbolehkan siswa hamil ikut serta dalam ujian nasional (UN).

Namun, lanjut Ikhsan, pelaksanaannya ia serahkan kepada sekolah masing-masing. Sekolah menurutnya harus cermat, dan mengambil langkah-langkah yang baik untuk siswa hamil ini. Misalnya saja, dengan memisahkan ruang ujian siswa hamil dengan siswa normal lainnya ketika UN nanti.

“Soal siswa hamil ini kan sebenarnya tidak diatur dalam prosedur operasional standard (POS) UN. Karena tidak ada aturan yang melarang, ya kami serahkan ke sekolahnya masing-masinglah,” tutur Ikhsan, kepada PENAKITA.com, Selasa (2/4/2013).

Namun sayangnya, Ikhsan menambahkan, dirinya berharap pada UN mendatang, tidak ada siswa Surabaya yang hamil. Kalaupun ada dan diperbolehkan ikut UN, kemungkinan mereka tidak akan lulus. Mengingat kelulusan siswa tidak ditentukan dari nilai UN-nya saja, tetapi juga nilai dari sekolah.

“Saya harap sih tahun depan tidak terjadi hal seperti itu (siswa hamil, Red). Tapi kalau bicara soal kelulusan, itu kami serahkan ke sekolah masing-masing. Karena standar kelulusannya kan 60 persen dari nilai UN, dan 40 persen dari nilai sekolah. Nah, nilai sekolah ini tak hanya bicara tentang nilai akademik, tapi juga termasuk nilai tingkah laku, akhlak mulia, moral, dan lain-lain. Itu nantinya kan akan jadi pertimbangan sekolah juga,” tandas Ikhsan.

Menurutnya, sekolah pasti akan mencari solusi terbaik dan berpikir secara matang. Sebab, bagaimanapun sekolah tidak ingin jika memiliki imej jelek di mata masyarakat. Masyarakat pasti memberikan penilaian tersendiri untuk sekolah yang longgar memberikan keleluasaan bagi siswa yang melanggar aturan.

“Saya juga berharap, jika ada kejadian seperti itu, maka siswa tersebut sebaiknya didampingi. Sebab, jalan hidup mereka masih panjang. Apakah mau tetap melanjutkan sekolah ataukah dengan menambah life skill. Itu penting bagi bekal hidupnya,” tegasnya. ika

author