banner 468x60

Siswa SD Diperkosa Empat Hari Jelang UN

768 views
iklan

sd-ilustrasiPenakita | SURABAYA – Ketua Dewan Pendidikan Surabaya, Isa Anshori mengatakan, berbagai aksi yang dilakukan oleh masyarakat dan beberapa LSM dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) cukup positif. Sebab, hal tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap pendidikan di Indonesia.

“Saya kira ini bagian dari partisipasi masyarakat yang sifatnya bisa dibilang positif, untuk mengevaluasi dan memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia,” tutur Isa kepada PENAKITA.com, Kamis (2/5/2013).

Isa mengakui, fenomena kekerasan di sekolah memang masih marak. Tak terkecuali di Kota Metropolitan seperti Surabaya ini. “Memang sekolah kita ini bukan lagi sekolah yang ramah. Harusnya sekolah ini bisa menjadi sekolah yang ramah atau nyaman bagi anak-anak,” tukas Isa.

Lebih jauh Isa melanjutkan, salah satu bukti kekerasan tersebut baru-baru ini terjadi di daerah Surabaya Utara. Seorang siswa SD mengalami kekerasan seksual.

Sebut saja NS, gadis berusia 12 tahun ini diperkosa oleh seorang siswa SMA berusia 17 tahun, yang tak lain adalah tetangganya sendiri. Pelaku, beber Isa, telah diamankan di Polsek Semampir, sementara korban masih dalam penanganan serius.

“Perisitiwa ini baru terjadi semalam. Kami akan segera lakukan pendampingan kepada siswa yang menjadi korban. Karena kami khawatir psikisnya terganggu dan trauma. Padahal Senin depan, si korban ini harus menghadapi ujian nasional,” pungkas Isa. ika

author