banner 468x60

Siswa Sekolah Internasional Serbu Ujian Kesetaraan

53 views
iklan

pk.nasorPenakita | SURABAYA – Tidak kurang dari 60 siswa sekolah internasional ikuti ujian nasional pendidikan kesetaraan (UNPK) paket C di SMAN 11 Surabaya, Kamis (18/4/2013). Umumnya, pendidikan kesetaraan ini digunakan bagi mereka yang tidak dapat melanjutkan sekolah karena bekerja, drop out ataupun gagal ikut ujian formal dalam Ujian Nasional (UN).

Uniknya, UNPK kali ini jadi serbuan siswa sekolah internasional demi memperoleh ijazah negara untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Meski sehari-hari belajar di sekolah berkelas, mengerjakan soal UNPK bagi siswa internasional ini bukan hal mudah.

Sebab, diantara materi soal yang diujikan, mereka mengaku kesulitan mengerjakan dan memahami soal-soal yang ada. Kesulitan ini, diakui Salah seorang siswa dari. Spins International School bernama Zaenab. Dia mengatakan, soal-soal UNPK hampir sama sekali tidak diajarkan dalam kurikulum internasional di sekolahnya.

Selain itu, bahasa soal yang menggunakan bahasa Indonesia juga cukup menyulitkan dia untuk memahami soal. “Saya mau melanjutkan studi ke perguruan tinggi Culinary Art Ottimo Surabaya. Jadi harus punya ijazah resmi dari negara,” ungkap Zaenab kepada PENAKITA.com, Kamis (18/4/2013).

Perempuan keturuan Pakistan ini mengaku terlanjur biasa mengerjakan soal berbahasa Inggris, sementara dalam UNPK soal-soal yang disajikan seluruhnya menggunakan bahasa Indonesia. Tidak hanya itu, kesulitan terbesar yang dia temui saat mengikuti UNPK adalah mengerjakan soal mata pelajaran bahasa Indonesia dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn).

“Di sekolah kami tidak ada pelajaran bahasa Indonesia dan PPKn. Jadi memang kami sangat ketinggalan untuk dua mata pelajaran ini,” ungkap Zaenab.

Untuk mengejar ketertinggalan ini, Zaenab menambah jam belajarnya dengan bergabung di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Interaktif Surabaya. Selama enam bulan, dia mempersiapkan diri belajar intensif termasuk rutin mengikuti try out selama dua bulan menjelang UNPK. “Ya belajar-belajar lagi dari awal,” tandasnya.ika

author