banner 468x60

SMA Trimurti Manfaatkan Air Seni untuk IPAL

337 views
iklan

sma trimurtiPenakita | SURABAYA – Tak hanya berazas nasionalis, sejak tahun 2008 silam, SMA Trimurti menjadi sekolah swasta yang berbasis lingkungan hidup. Letaknya yang di tengah Kota Surabaya, membuat SMA Trimurti terdorong untuk menciptakan program-program berbasis ramah lingkungan.

Salah satunya adalah pembuatan IPAL (Instalansi Pengolahan Air Limbah) pada 2008. IPAL berfungsi mengolah air limbah menjadi air bersih. Uniknya, air limbah tersebut berasal dari air seni seluruh civitas akademika SMA Trimurti. Air seni ini diolah menjadi air bersih dan teruji kebersihannya melalui tes klinisitas secara Biologi, Kimia, dan Fisika.

“Karena SMA Trimurti ini berbasis lingkungan, maka tahun 2008 lalu kami bernisiatif membuat IPAL. Gunanya tentu meminimalisir sampah berupa air limbah. Sehingga bisa dimanfaatkan kembali untuk banyak hal, seperti menyiram tanaman, taman, bahkan untuk mandi. Air hasil olahan IPAL ini teruji secara klinis, baik secara Biologi, Fisika, maupun Kimia. Hasilnya benar-benar bersih,”papar Totok Satriyonunggal W, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, kepada PENAKITA.com, Kamis (9/5/2013).

Tak hanya itu, sekolah yang sempat meraih penghargaan Adiwiyata tahun 2008 ini, memiliki muatan lokal wajib berbasis lingkungan, yakni muatan lokal Ramah Lingkungan. Dalam muatan lokal Ramah Lingkungan ini, seluruh siswa diajarkan cara mendaur ulang limbah plastik dan kertas.

“Dalam pelajaran Ramah Lingkungan, seluruh anak ini diajarkan bagaimana memanfaatkan dan mendaurulang sampah atau limbah plastik dan kertas. Limbah plastik ini diolah menjadi kerajinan yang menarik oleh anak-anak, seperti tas, taplak, rompi, dompet, dan sebagainya. Mereka juga pernah mendaur ulang kertas,”pungkas Yunita Shintania MPd Si, Guru Muatan Lokal Ramah Lingkungan.

Tak ketinggalan, sekolah yang siswanya mencapai 1.056 orang ini, memiliki berbagai macam Tanaman Obat Keluarga (Toga) dan Sensivera di hampir seluruh lingkungan sekolah. Para siswa seringkali menggunakan Toga sebagai obat alami untuk berbagai penyakit.

Sedangkan Sensivera berfungsi untuk meminimalisir polusi udara, mengingat letak SMA Trimurti yang berada di tengah kota. “Kami memiliki banyak tanaman Toga dan Sensivera. Masing-masing siswa ini ditugaskan untuk membawa tanaman Toga,”imbuh Yunita. ika

author