banner 468x60

“Standar Kesulitan Sekolah Lebih Tinggi daripada UN”

392 views
iklan

muhammad nuhPenakita | JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhammad Nuh menyatakan ujian nasional (UN) bukanlah sesuatu yang patut ditakutkan. Terbukti, lanjut M Nuh, banyak siswa yang mendapat nilai rata-rata murni UN lebih tinggi dari nilai rata-rata sekolah.

“Artinya kan standar kesulitan pelajaran di sekolah itu lebih tinggi daripada standar kesulitan UN. Itu juga menunjukkan sekolah tersebut memang bagus,” tegas Mendikbud saat jumpa pers pengumuman hasil UN SMA/SMA/MA di Jakarta, Kamis (23/5/2013).

Mantan Rektor ITS ini lalu menunjuk sejumlah sekolah yang muridnya dapat nilai murni UN lebih tinggi dari nilai rata-rata sekolah, yaitu SMAN 68 Jakarta Pusat, SMA Kristen 3 BPK Penabur Jakarta Pusat, dan SMA Kristen Karunia Jakarta Pusat. SMA Kristen 3 BPK Penabur dapat nilai murni UN 8,35 sedang nilai sekolahnya 8,06. SMAN 68 nilai murni UN 8,23 dan nilai sekolah 8,09, dan SMA Kristen Karunia nilai murni UN 8,02 dan nilai sekolah 8,02.

Selain itu, Mendikbud menyampaikan selamat pada dua sekolah di luar Jawa yang nilai murni UN-nya juga lebih bagus daripada nilai sekolah. Sekolah tersebut adalah MA Darul Arqam Waenetat, Maluku, dengan nilai murni UN 7,31 dan nilai sekolah 7,10. Serta SMAN 1 Singaraja dengan nilai murni UN 7,72, dan nilai sekolah 7,56.

Namun, Mendikbud mengaku nilai rata-rata murni UN SMA pada tahun ini hanya mencapai 6,35. Nilai rata-rata itu lebih kecil 1,22 poin dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 7,57. dde

author