banner 468x60

Sudah Merger, SMKN 11 Masih Ditunjuk Sebagai Pelaksana Kurikulum 2013

370 views
iklan

kurikulum 2013Penakita | SURABAYA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tampaknya belum mendapat perubahan status sekolah di Surabaya. Terbukti, SMK Negeri 11 masih dicantumkan sebagai sekolah pelaksana Kurikulum 2013.

Padahal sekolah kejuruan yang terletak di Jl Siwalankerto itu telah melakukan merger dengan SMK Negeri 9, sehingga namanya kini menjadi SMK Negeri 12. “Namun, beberapa guru di sekolah kami tetap mengikuti pelatihan yang diselenggarakan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Jawa Timur (LPMP Jatim). Mereka yang sekarang mengajar di SMK Negeri 12 kebanyakan adalah mantan guru di SMK Negeri 11,” ujar Djoko Pratmodjo, Kepala SMK Negeri 12, Selasa (9/7/2013).

Lebih lanjut, Djoko menyatakan, pihaknya saat ini mengajukan usulan sekolah yang baru. “Selain itu, kami juga tetap menjalankan kurikulum baru dengan nama SMK Negeri 12. Bahkan, beberapa guru kami sedang mengikuti diklat bersama LPMP Jatim,” ucapnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya, Ikhsan mengatakan, penunjukkan sekolah pelaksana kurikulum baru berasal dari pusat. Pihaknya mengaku tidak dilibatkan sama sekali.

Namun, Ikhsan memastikan, segala perangkat dalam pelaksanaan Kurikulum 2013 terus dipersiapkan. Terutama terkait kesiapan guru-guru di lingkungan Dindik Surabaya, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK.

Informasi lain menyebutkan, SMK Negeri 12 belum ditentukan akreditasinya oleh Dindik Surabaya. Yang juga aneh, sekolah yang baru melakukan merger pada bulan Desember 2012 ini juga bukan eks RSBI. Padahal, salah satu syarat utama pelaksana Kurikulum 2013 adalah eks RSBI atau sekolah dengan akreditasi A. ari

author