TAF English Beri Bantuan Kapal Buat Nelayan Palu-Donggala, Ternyata Ini Alasannya

Penakita | SURABAYA – Kunci sukses yang diperoleh dalam mengelola sebuah perusahaan, khususnya bagi TAF English, tak semata dari usaha keras dalam menjalankan bisnis. Salah satu faktor penentu lainnya ternyata adalah rajin bersedekah.

“Kesuksesan kami bukan hanya karena kerja keras dan baik, tetapi juga karena kami sering bersedekah, sehingga kami dibantu oleh Allah SWT,” tegas Laili Purnama Sari, Founder TAF English saat acara penyerahan CSR TAF English yang bekerja sama dengan Lembaga Amil Zakat Nurul Hayat, Rabu (19/12/2018).

Tak heran bila di usia yang masih dua tahun, TAF English mampu menunjukkan kemajuan luar biasa. Lembaga pendidikan yang punya motto ‘Jadilah Pemenang dan Berakhlak Baik ‘ ini bahkan sudah memiliki delapan cabang.

“Rencananya, kami akan buka 20 cabang lagi pada tahun 2019,” ungkap Laili.

Dalam kesempatan itu, Laili menyerahkan bantuan untuk korban bencana alam di Donggala Sulawesi dan Palu, sebesar Rp 100 juta rupiah. “Sumbangan ini murni dari TAF English untuk Donggala dan Palu karena kami sudah melihat sendiri bagaimana beratnya masyarakat di sana dalam menghadapi bencana yang terjadi,” imbuhnya.

Namun, bantuan tersebut tidak diwujudkan dalam bentuk uang, melainkan 20 kapal nelayan. Wujud bantuan dalam bentuk kapal itu, diakui Laili lantaran pihaknya tidak ingin memberi ‘ikan’ tetapi ‘pancing’ pada para penerima bantuan.

“Agar bantuan itu tidak habis begitu saja,” tandasnya.

Laili berharap, melalui bantuan kapal itu bisa membangkitkan kembali semangat para nelayan di Palu dan Donggala dari keterpurukan setelah mengalami musibah gempa dan tsunami. “Selain itu, juga semoga dapat dengan segera kembali mencetak leader serta champion untuk masa.depan,” urainya.

Ditekankan Laili, pemberian bantuan dengan model seperti ini sangat sesuai dengan komitmen TAF English yang ingin terus berkontribusi dalam bidang pendidikan dan juga menjadi pemenang dengan akhlak yang baik.

“Bisnis itu bukan semata mengeruk uang tetapi juga harus religius dan berguna untuk orang lain,” tambahnya.

Laili juga menyampaikan keinginannya untuk bisa bersedekah lebih besar lagi kedepannya, agar bisa membantu mereka yang membutuhkan lebih banyak lagi. “Karena itu pula di tahun 2019 nanti kami akan mengembangkan unit bisnis kami di bisnis property melalui anak perusahaan kami PT Indo Merdeka Property. Mohon doanya aja biar sukses dan bisa berbagi lebih besar lagi,” pungkasnya. dit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *