banner 468x60

Tanam Tomat di Kebun Sendiri? Ini Manfaatnya

482 views
iklan

tomato-plantPenakita | SURABAYA – Urban farming, selain memasyarakatkan perkebunan di masyarakat perkotaan kegiatan ini ternyata juga dapat berdampak positif bagi seseorang. Salah satu manfaat akan terlihat jika Anda menanam tomat.  APakah itu?

Dalam sebuah laporan Marianne Lipanovich, penulis dan editor asal Amerika, menyebut menanam tomat sendiri di rumah menjamin kita buah yang segar. Buah segar ini menurut Marianne lebih baik dan bergizi dari tomat yang dijual di supermarket.

Pendapat sama juga dilontarkan Dr Edward Giovannucci dari Harvard University School of Public Health. Menurutnya, konsumsi tomat segar rutini setiap hari akan memberi perubahan positif bagi kesehatan Anda. Karena konsumsi tomat lebih dari dua kali setiap minggu dapat mengurangi risiko kanker prostat dari 21-43 persen.

Menurut Edward, hal ini dikarenakan kandungan likopen pada tomat mampu membantu melindungi perempuan dari cervical dysplasia, istilah kedokteran atas kehadiran berbagai perubahan prakanker dari sel-sel yang membentuk lapisan dalam dari leher rahim, mulut rahim ke dalam kandungan.

Karena itu, kandungan likopen pada tomat mampu mengurangi risiko kanker payudara, rahim, dan paru-paru. Selain itu, likopen juga disebut mampu mengurangi risiko penyakit jantung.

Tak cuma itu, banyak nutrisi baik yang bisa didapat dari konsumsi tomat setiap hari. Diantaranya kandungan Vitamin A, Vitamin C, kalsium, dan potasium. Kabar baiknya, semua potensi ini dapat Anda petik langsung dari kebun Anda.

Tanaman tomat dapat tumbuh dengan baik di iklim tropis. Artinya, Anda dapat menanam tanaman ini di pekarangan Anda sendiri tanpa perlu persiapan rumit. adi

author