banner 468x60

Tanaman Ini Bisa Jadi Pengisi Daya Gadget

396 views
iklan

the-electree-a-solar-powered-induction-chargi-L-vP9LLWPenakita | PERANCIS – Gadget dan perangkat elektronik seakan telah menjadi gaya hidup masyarakat modern. Karena hampir semua perlengkapan berpotensi didesain menjadi sesuatu yang menarik dan lebih bernilai estetika.

Hal ini yang pada akhirnya menginspirasi penemu asal Perancis yang menciptakan sebuah charger mobile unik berbentuk tanaman. iPrune, seperti sebuah bonsai, tanaman elektronik ini mampu memberi daya listrik melalui satu sumber melalui 27 panel surya untuk mengisi daya gadget dalam waktu bersamaan.

Hampir semua bagian di The Electree+ dibentuk layaknya sebuah pohon. Bahkan panelnya dibentuk seperti daun dan ranting-ranting yang tumbuh dari berbagai sisi. Selain ponsel, peralatan unik ini juga dapat mengisi daya perlengkapan gadget lain, seperti game, tablet dan sebagainya.

Selain fungsinya yang dapat mengisi setiap gadget anggota keluarga di rumah, peralatan yang diciptakan oleh Vivien Muller ini juga cocok ditauruh di sudut ruangan dengan tujuan meningkatkan estetika. Bentuknya yang unik membuat fungsi utama peralatan ini tak ubahnya sebuah dekorasi artifisial tanaman.

Dikutip dari Dailymail, tanaman ini didesain ramah lingkungan dengan pengambilan daya yang tidak dari colokan listrik. Dengan panel surya yang didesain sederhana tapi efektif, alat ini mengumpulkan energi surya yang kemudian dikonversi menjadi energi listrik, yang selanjutnya dapat menghidupkan daya gadget.

Meski memiliki banyak panel, dalam hal pengisian daya hingga penuh The Electree+ memerlukan empat jam terpapar matahari. Selain dapat digunakan secara langsung untuk keperluan outdoor, saat malam alat ini memiliki fungsi power bank seperti yang kita kenal saat ini.

Bagaimana jika tidak ada sinar matahari? Jangan khawatir. Dalam kondisi darurat, alat ini juga dapat mengisi daya dengan colokan khusus yang dapat dihubungkan dengan listrik. Tak cuma itu panel batere juga disiapkan jika seseorang mengalami kondisi benar-benar darurat.

Tahun lalu, the Electree+ mulai dipasarkan dan telah dipesan 400 orang sejak pertama diperkenalkan. Bagi Anda yang tertarik dengan alat ini, Anda dapat membawa pulang dengan membelinya seharga £283 atau sekitar Rp 3,9 juta, belum termasuk ongkos kirim. adi

author