banner 468x60

Terlalu Sukses dan Punya Banyak Uang Bikin Orang Hampa. Ini Solusinya!

463 views
iklan

Adnan mahmud microsoftPenakita | MALANG – Seorang yang terlalu sukses itu tidak bagus. Pasalnya, dia tidak pernah merasa punya kekurangan atau kesalahan. Pada gilirannya, orang sukses ini akan merasa dirinya hampa.

Setidaknya itulah yang dialami dan dirasakan Adnan Mahmud. Karena merasa hampa pula, profesional sukses Amerika Serikat kelahiran Bangladesh ini memutuskan keluar dari Microsoft.

Adnan lalu mendirikan organisasi Jolkana untuk mendorong para profesional muda yang sukses menjadi seorang filantropis (dermawan). “Dan saya melihat potensi kalian (mahasiswa Universitas Ma Chung/UMC) akan menjadi para profesional itu. Yang ingin saya tekankan, ketika kita membantu orang lain, justru sebenarnya kita membantu diri kita sendiri. Itu inti dasar seorang filantropis,” ujar Adnan.

Menurut Adnan, memiliki banyak uang belum tentu membuat seseorang bisa bahagia. Bagi pria yang pernah menjabat Project Manager Microsoft ini, hidup terasa sunyi ketika dirinya berada di puncak karir. Namun saat kembali ke Bangladesh untuk bertemu ibunya lima tahun lalu, Adnan akhirnya menemukan jati dirinya, mengangkat nasib anak-anak yang ada di garis kemiskinan seperti dirinya dulu.

Lebih lanjut pria berusia 35 tahun ini menambahkan, Jolkana memiliki arti setetes embun dalam bahasa Bangladesh. Filosofinya, agar organisasi ini menjadi sebuah harapan bagi anak-anak miskin yang memiliki impian besar.

“Semakin banyak kita memberi semakin banyak kita membuat perubahan. Tapi memberi di sini bukan berarti memberikan seluruh harta kita. Memberikan sumbangan ke panti asuhan atau menolong korban bencana, itu juga termasuk filantropi,” beber saat hadir sebagai pembicara dalam Diskusi How Social Entrepreneurship Affect Life – Yours and Others, di Aula UMC, beberapa hari lalu. sum

author