Tim Ubaya Sapu Bersih Gelar Juara IARC 2014

Jawara Industrial Automation and Robotic Design (IARC) 2014

Jawara Industrial Automation and Robotic Design (IARC) 2014

Penakita | SURABAYA – Universitas Surabaya (Ubaya) menyapu bersih gelar juara di ajang Industrial Automation and Robotic Design (IARC) 2014 yang digelar di ITS. Selain Juara 1, 2, dan 3 di kategori Lomba LabVIEW Programming, Tim Ubaya juga meraih Juara Pertama untuk kategori Lomba LabVIEW Embedded Programming.

IARC adalah kompetisi programming antar mahasiswa se-Indonesia di bidang otomasi industri dan robotika yang umum digunakan industri. Di lomba ini setiap tim diberi tugas merealisasikan program kontrol industri dan implementasinya pada hardware yang diberikan. Kriteria penilaian dilihat dari kecepatan penyelesaian, berfungsinya semua fitur yang diminta, kesederhanaan logika dan estetika tampilan antar muka.

Kemenangan Ubaya ini sebetulnya cukup wajar karena sejak awal tim yang diperkuat mahasiswa Program Industrial Robotic Design dan Telecommunication Network Design, Teknik Elektro ini selalu tampil meyakinkan. Mereka mampu menyelesaikan semua tugas yang diberikan dalam waktu relatif cepat.

Bahkan di babak final, nilai yang dikeluarkan tim juri memperlihatkan keunggulan tim Ubaya dengan selisih nilai mencapai 90 point. ”Dari awal kami yakin bisa mendapatkan gelar juara,” cetus Gabriel salah satu anggota tim.

Menurut Gabriel, sudah hampir setahun ini beberapa anggota tim memiliki banyak pengalaman dalam programming LabVIEW karena terlibat dalam penerapan algoritma terbang helikopter 4 baling-baling AR.Drone pada hibah penelitian yang diperoleh Jurusan Teknik Elektro Ubaya.

Ditambahkan, tim Ubaya sudah dipersiapkan sejak lama, namun persiapan intensif menjelang lomba dilakukan seminggu. ”Kami belajar dan berlatih bersama di laboratorium dengan tim tim lain. Pengalaman kami selama terlibat dalam penelitian dan lomba-lomba sebelumnya, saya sharing-kan dengan adik kelas yang baru ikut,” katanya.

Sementara Agung Prayitno, dosen pembimbing mengaku bangga dengan prestasi tersebut. ”Mereka sanggup bersaing dengan mahasiswa mahasiswa dari universitas lain. Mulai penyisihan hingga final terlihat bahwa mereka unggul dari sisi teori, skill programming dan implementasi hardware. Membanggakan,” imbuhnya. ari