TPP Belum Cair, Guru Kabupaten Mojokerto Teror Pejabat Dindik

uang-2Penakita | MOJOKERTO - Sebanyak 4.300 guru penerima Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) di Kabupaten Mojokerto resah lantaran hingga kini mereka belum menerima haknya. Idealnya, TPP yang besarannya total mencapai Rp 36 miliar ini setiap triwulan dicairkan di awal atau tengah triwulan.

Untuk triwulan kedua (April, Mei, Juni), seharusnya cair bulan Mei atau paling lambat bulan Juni. Namun, kini hingga masuk triwulan ketiga TPP bagi guru di Kabupaten Mojokerto belum cair.

Para guru berkali-kali mendatangi kantor Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Mojokerto di Jl RA Basuni. Namun, mereka kembali pulang dengan rasa kecewa. Hak TPP mereka belum terpenuhi.

Puncak kekecewaan lantaran macetnya dana TPP ini kemudian berbuah teror pada pejabat Dindik setempat. Banyak SMS ‘tak bertuan’ masuk ke telepon seluler pejabat Dindik ini bernada kecaman serta cemoohan atas belum cairnya TPP tersebut.

“Kami dikiritik habis-habisan karena TPP tak cair. Bahkan ada yang menyebut kami tak becus kerja,” ujar Mujiono, Kepala Bidang Ketenagaan Dindik Kabupaten MOjokerto.

Meski Dindik Kabupaten Mojokerto menjamin TPP yang menjadi hak guru ini tak akan hangus, tetapi pernyataan itu rupanya tak membuat mereka puas. “Kalau SMS itu menanyakan baik-baik, tentu saya jawab. Tapi, kalau kalimatnya kasar, bahkan tanpa nama, ya saya biarkan saja,” cetusnya.

Menurut Mujiono dirinya bisa memahami kondisi yang dialami para guru. Sebab, sebelumnya memang pencairan sesuai jadwal. “TPP kali ini memang tertunda penerimaannya. Pasalnya, dana dari pusat belum ditransfer,” ungkap Mujiono.

Ditambahkan pula, pihaknya telah berkoordinasi dengan pusat guna mengklarifikasi terkait belum ditransfernya alokasi TPP di Kabupaten Mojokerto. Dan diperoleh jawaban, dana TPP itu belum ditransfer karena ada kesalahan data. Seharusnya, data personal guru harus di-update setiap semester. Namun yang diberikan Kabupaten Mojokerto hanya update tiap triwulan.

“Seharusnya per-enam bulan. Kami siap memperbaiki dan meminta dana ditransfer dulu dan ini sudah disetujui. Jadi sekarang kami tinggal menunggu pencairan,” pungkasnya. adi