banner 468x60

Tujuh SMP-SMA Kawasan Tidak Bisa penuhi Kuota Siswa Miskin

29 views
iklan

beasiswa2Penakita | SURABAYA – Sebanyak tujuh sekolah kawasan tidak bisa memenuhi kuota lima persen bagi siswa miskin. Kondisi ini jelas bertentangan Peraturan Daerah Kota Suraya Nomor 16 Tahun 2012.

Dalam Perda tentang Penyelenggaraan Pendidikan itu disebutkan, seluruh sekolah negeri maupun swasta wajib memasukkan lima persen siswa miskin dalam penyelenggaraan pendidikan masing-masing. “Yang pasti kami sudah mensosialisasikan ketentuan ini ke masyarakat via internet maupun  secara langsung,” tutur Mochtar, Kepala SMPN 1 Surabaya.

Tetapi, kenyataannya dari pagu 18 orang hanya ada sembilan pendaftar jalur mitra warga di sekolahnya. Dari jumlah sembilan itu semuanya memenuhi syarat. “Kenapa pendaftarnya minim hanya masyarakat yang tahu, saya jelas tidak tahu. Yang penting saya sudah sosialisasi,” tegasnya.

Tujuh SMA dan SMP yang tidak bisa memenuhi kuota lima persen siswa miskin adalah lima persen bagi siswa miskin. Mereka adalah SMPN 1, SMAN 1, SMAN 2, SMAN 5, SMAN 6, SMAN 15, dan SMAN 16.

Di SMPN 1, dari pagu 18 hanya terisi sembilan siswa. Sementara SMAN 1 hanya ada tiga siswa dari 12 pagu yang disediakan. Selanjutnya SMAN 2 ada sembilan siswa dari 19 pagu. SMAN 5 terisi lima siswa dari 18 pagu, SMAN 6 ada 13 siswa dari 16 pagu. SMAN 15 terisi sembilan siswa dari 23 pagu yang disediakan dan SMAN 16 ada 17 siswa dari 19 pagu. ari

author