banner 468x60

UIN Maliki dan Universitas Negeri Malang Tergusur QS

407 views
iklan

Quacquarelli SymondsPenakita | MALANG – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang dan Universitas Negeri Malang (UM)sama-sama tergusur dari daftar peringkat Quacquarelli Symonds (QS) Stars 2012/2013. Hasil ini mengejutkan lantaran tahun laly keduanya mendapat bintang satu QS Stars.

Baik Prof Dr Hendyat Sutopo, Pembantu Rektor (PR) I UM, maupun Drs Yahya, Kepala Humas UIN Maliki, sama-sama tidak yakin lembaga pendidikan masing-masing tidak ada dalam daftar 300 universitas terbaik se-Asia dan 28 universitas terbaik se-Indonesia versi QS Stars. Mereka khawatir bagian TI tidak memasukkan data ke lembaga internasional yang melakukan perangkingan universitas di seluruh dunia ini.
Namun, Hendyat tidak menutup kemungkinan nilai UM memang mengalami penurunan berdasar standar QS Stars. “Nanti saya cek. Tapi, semoga yang pertama (petugas TI lupa memasukkan data),” tegas Hendyat.

Hendyat menegaskan akan memperbaiki segala aspek agar dapat kembali masuk ke daftar perguruan tinggi terbaik Asia dan Indonesia. “Kami genjot lagi satuan penilaian QS Stars,” tandasnya.

Komentar yang sama dilontarkan pihak UIN Maliki. Drs Yahya, Kepala Humas UIN Maliki, menyatakan peringkat yang dilakukan lembaga-lembaga penilaian universitas penting artinya bagi kekuatan dan kelemahan suatu kampus.

Karena itu, UIN Maliki bakal melakukan evaluasi atas tercoretnya kampus tersebut dari daftar QS Stars. “Kalau dari lembaga itu kampus UIN kuat, harus kami pertahankan. Tapi kalau lemah ya harus ditingkatkan,” tuturnya.

Namun, Yahya mengaku tidak gusar jika memang ternyata tidak ada nama UIN Maliki di daftar karena faktor penurunan standar QS Stars. Menurutnya UIN Maliki lebih mementingkan pelayanan kualitas yang real ketimbang penilaian formalitas belaka.

“Hasil penilaian lembaga itu hanya satu di antara banyak indikator bagus-tidak-nya sebuah kampus. Yang lebih kami fokuskan adalah layanan real ke para stakeholder kami,” ujar Yahya.

QS Stars adalah lembaga penilai universitas di seluruh dunia. Metode yang digunakan QS Stars untuk menilai kampus-kampus itu di antaranya menyangkut reputasi akademik, reputasi tenaga dosen, dan jumlah penelitian.

Di Malang sendiri hanya Universitas Brawijaya (UB) dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang masuk dalam daftar QS Stars 2012/2013 dengan dua bintang. Bahkan, beberapa jurusan di kedua kampus itu termasuk lima terbaik se-Indonesia. sum

author