banner 468x60

Ujian Kejar Paket A, Surabaya di Posisi 17

502 views
iklan
Ilustrasi

Ilustrasi

Penakita | SURABAYA – Dunia pendidikan Surabaya tampaknya belum menggembirakan. Setelah hasil ujian nasional (UN) tingkat SMA dan SMP, kini untuk hasil ujian nasional pendidikan kesetaraan (UNPK) pun daerah berpredikat Kota Pahlawan ini berada di zona bawah.

Dari 35 kabupaten/kota yang mengikuti UNPK Paket A, posisi Surabaya ada di peringkat ke 17 dengan nilai rata-ratanya 37,45 dan jumlah peserta 269.  Nilai ini jauh di bawah Kabupaten Pamekasan yang jumlah pesertanya 519 siswa dan nilai rata-ratanya mencapai 37,74.

“Dari kepesertaan Surabaya memang jauh mengalami penurunan. Tapi, dari sisi nilai, Surabaya sebenarnya sudah meningkat dibanding tahun lalu,” ujar Nasor, Kabid Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Dindik Jatim, Selasa (11/6/2013).

Sementara rangking terbaik untuk kategori ini diraih Kabupaten Mojokerto dengan total nilai rerata 41,82. Disusul Sidoarjo dengan rerata 41,14, dan Kota Blitar (41,13).

Untuk kelulusan, Jatim mencatat ada 4,95 persen dari total 5.655 peserta tidak lulus. Artinya, masih ada 280 peserta paket A gelombang pertama yang harus segera bersiap-siap mengulangi ujian pada gelombang kedua pada awal Juli 2013 mendatang.

Menurut Nasor angka ini lebih baik dari hasil UNPK Paket A tahun lalu dan hasil UNPK Paket B dan C. Tahun lalu, tingkat kelulusan siswa kejar paket A ini mencapai 92,5 persen. Sedangkan tahun ini, menjadi 95,06 persen.

“Meski peningkatannya tidak tajam, tapi ini lebih baik,” imbuhnya.

Ketidaklulusan tertinggi terjadi di Kabupaten Probolinggo sebanyak 93 siswa dari 486 peserta. Selanjutnya, Kabupaten Sumenep sebanyak 71 dari 668 peserta, Bangkalan (52 dari 722 peserta), dan Kabupaten Pasuruan (24 dari 735 peserta). Sementara untuk Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang terbaik secara berturut-turut antara lain, PKBM An Nahdlah Sumenep dengan total nilai rata-rata 43,99, PKBM Jati Mulya Sidoarjo (rerata 43,41), PKBM Wira Bakti Sidoarjo (rerata 42,74).

“Di Surabaya, PKBM Home Schooling Kak Seto mendapat ranking kelima dengan nilai 42,50,” pungkasnya. ari

author